
Pembangunan duplikasi jembatan Ampera mendesak

Palembang (Antara Sumsel) - Rencana pembangunan duplikasi atau kembaran Jembatan Ampera sangat diperlukan, karena dapat mengurangi penumpukan kendaraan di atas jembatan itu, apalagi usianya sudah tua.
Sekarang ini di jembatan Ampera itu dari pagi hari sampai malam sering terjadi penumpukan kendaraan, kata Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan, Edward Jaya di Palembang, Selasa.
Menurut dia, jembatan Ampera itu sekarang ini usianya sudah sekitar 50 tahun, sementara mulai dari pagi sampai malam hari terjadi penumpukan kendaraan di atasnya.
Sehubungan dengan hal itu maka diperlukan pembangunan duplikasi jembatan Ampera tersebut, katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sedang memperjuangkan pembangunan duplikasi jembatan Ampera dan Musi III guna mengurangi kemacetan.
Untuk membuat detail engineering desain (DED) PU Bina Marga Sumsel telah menganggarkan dana sekitar Rp5 miliar.
Ia menyatakan, balai besar jalan dan jembatan membuat perencanaan terkait dengan duplikasi jembatan Ampera ini.
Duplikasi jembatan Ampera itu untuk menampung arus kendaraan dari Seberang Ulu dan Ilir, apalagi pada April nanti pembangunan jembatan layang Simpang Jakabaring sudah mulai dilaksanakan, ujarnya.
Ia menuturkan, setelah jembatan layang di Simpang Jakabaring selesai dibangun pada 2013 ini maka menjadi enam ruas jalannya, jadi tiga di kanan dan tiga di kiri.
Sementara Jembatan Ampera hanya empat ruas jalan, inilah akan menjadi titik kemacetan, karena itu ditambah empat ruas lagi dengan membangun kembaran Ampera sehingga menjadi delapan, jelasnya.
Mengenai dengan dibangunnya duplikasi Ampera akan terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Sudirman, ia mengatakan, bisa saja ke depan diupayakan lagi membangun jembatan layang dari bundaran air mancur sampai Simpang Charitas dengan multi years.
Apalagi sekarang ini setiap tahun APBD Sumsel terus meningkat, jadi ada kemungkinan dilakukan pembangunan jembatan layang dengan tiga tahun anggaran, kata wakil rakyat tersebut.
Ia berharap, pembangunan duplikasi Jembatan Ampera itu dilakukan pada 2014 nanti. (Susi)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
