
Ekspor nonmigas Sumsel menurun

Palembang (Antara Sumsel) - Badan Pusat Statistik setempat mencatat, ekspor nonmigas Sumatera Selatan periode Januari-November 2012 menghasilkan total devisa 3,456 miliar dolar AS.
Nilai ekspor nonmigas Sumsel tersebut turun bila dibandingkan dengan periode bulan sama tahun sebelumnya (Januari-November 2011) mencapai total 4,293 miliar dolar AS, kata Kepala BPS Sumatera Selatan H Baehdi Ruswana di Palembang, Jumat.
Ia menjelaskan, turunnya nilai ekspor nonmigas Sumsel itu antara lain disebabkan ada beberapa komoditas andalan yang nilai devisanya jauh merosot antara lain karet, dan batu bara.
Ekspor komoditas karet periode Januari - November 2012 tercatat menghasilkan devisa total 2,741 miliar dolar, atau turun drastis dibandingkan periode bulan sama tahun sebelumnya (Januari-November 2011) mencapai 3,665 miliar dolar AS.
Disusul ekspor komoditas batu bara periode Januari-November 2012 menghasilkan devisa total 109,884 juta dolar, atau turun dibandingkan dengan periode bulan yang sama tahun 2011 mencapai 112,490 juta dolar AS.
Bahkan komoditas andalan minyak sawit mentah (CPO) periode Januari-November 2011 menghasilkan devisa total 53,737 juta dolar, dan periode Januari-November 2012 sama sekali tidak ada pemasukan devisa karena tidak melakukan kegiatan ekspor, katanya.
Namun, demikian, kata dia, dari sejumlah komoditas andalan ekspor nonmigas Sumsel itu, karet masih tetap menjadi penyumbang devisa terbesar.
Mengenai negara tujuan ekspor Sumsel secara keseluruhan termasuk nonmigas pada periode bulan tersebut, antara lain ke negara Asean (Singapura, Malaysia), Uni Eropa (Perancis, dan Jerman) dan negara utama lainnya seperti Jepang, China, India, Amerika Serikat, Kanada dan Brasil.
Ekspor Sumsel ke sejumlah negara utama seperti Jepang, China dan Amerika Serikat total menghasilkan devisa 2,323 miliar dolar AS.
Secara rinci ekspor ke Jepang menghasilkan devisa total 264,825 juta dolar, disusul China 805,505 juta dolar, India 213,247 juta dolar, Amerika Serikat 848,074 juta dolar, Kanada 92,967 juta dolar dan Brazil menyumbang devisa 91,121 juta dolar AS.
Selanjutnya ekspor nonmigas ke negara Asean antara lain Singapura menyumbang devisa 29,065 juta dolar, Malaysia 808,511 juta dolar dan negara Asean lainnya total 54,211 juta dolar AS.
Berikutnya ekspor ke negara Uni Eropa seperti Prancis menyumbang devisa 53,527 juta dolar, Jerman 113,578 juta dolar dan Uni Eropa lainnya total memasok devisa bagi Sumsel senilai 273,661 juta dolar AS.
Lebih lanjut ia menjelaskan, ekspor Sumsel dilakukan melalui beberapa pelabuhan baik darat, laut maupun udara.
Sementara pelabuhan muat untuk ekspor komoditas dari Sumsel adalah Pelabuhan Boom Baru dan Plaju serta Pelabuhan Kertapati, Palembang, katanya. (ANT-M033)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
