Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkot Palembang bina pengusaha walet

Senin, 28 Januari 2013 17:20 WIB
Image Print
Sarang burung walet (FOTO Istimewa)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemkot Palembang secara intensif melakukan upaya pembinaan pengusaha sarang burung walet baik teknis maupun lingkungan.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Palembang Sudirman Tegoeh, Senin mengatakan usaha sarang burung walet saat ini sudah menjadi salah satu sumber pajak daerah.

Karena itu, pihaknya tinggal melakukan pembinaan teknis dan lingkungan, katanya.

Menurut dia, usaha sangkar burung walet berkembang pesat di kota pempek sehingga sangat realistis menjadi pajak daerah.

Apalagi usaha tersebut termasuk usaha menengah karena omzetnya cukup besar.

Ia mengatakan, pembinaan teknis yang mereka lakukan diantaranya bagaimana membuat keberadaan sarang burung walet itu aman dan tidak menimbulkan masalah lingkungan bagi warga di daerah itu.

Lingkungan menjadi sangat penting terjaga secara bersih bebas dari kotoran burung penghasil uang itu, apalagi sebagian besar sarang walet berada di tengah perkampungan.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Sumaiyah menjelaskan, sejak dua tahun lalu pajak sangkar burung walet diberlakukan dan tahun 2012 realisasi pendapatan belum optimal.

Karena target Rp100 juta hanya terealisasi Rp31 juta hal itu berkaitan dengan masih minimnya usaha sangkar burung walet yang terdaftar.

Dia menambahkan, secara bertahap pihaknya melakukan pendekatan kepada pengusaha agar mereka membayar pajak sarang burung walet.

Sarang burung walet merupakan satu dari 12 jenis pajak asli daerah yang ditagih pemkot kepada wajib pajak.
(Nila)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026