Logo Header Antaranews Sumsel

Harga minyak sawit mentah Sumsel naik

Selasa, 22 Januari 2013 11:01 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang petani sedang mengumpulkan hasil panen sawit (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir tercatat Rp6.258 perkilogram, naik dibandingkan kondisi beberapa pekan lalu hanya Rp5.791 per Kg.

"Naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) berdasarkan hasil rapat pihak Dinas Perkebunan setempat dengan sejumlah pengusaha perkebunan sawit di daerah ini," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Sumsel Benyamin, di Palembang, Selasa.

Ia menjelaskan, pada rapat rutin yang diadakan dua kali dalam sebulan itu ditetapkan harga CPO, disamping itu juga disesuaikan dengan perkembangan harga di luar negeri.

Hasil CPO Sumsel selama ini selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, sebagian juga dilakukan kegiatan ekspor ke sejumlah negara konsumen.

Pada rapat rutin itu, juga ditetapkan perkembangan hara buah sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS), katanya.

Menurut dia, harga TBS dalam sepekan terakhir tercatat kisaran Rp1.245 per Kg, atau juga mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya hanya Rp1.150 per kg.

Ia mengatakan, harga CPO di Sumsel dalam dua bulan terakhir sebenarnya cenderung menurun, karena mutu buah sawit atau TBS dihasilkan petani baik plasma, inti maupun swadaya kurang memenuhi standar.

Harga CPO sejak minggu keempat Desember 2012 hingga minggu ketiga Januari 2013 ini selalu terjadi perubahan, namun masih berkisar Rp5.000 hingga Rp7.000/Kg.

Pada minggu pertama Januari 2013 harga CPO berkisar Rp5.769 per Kg, dan setelah itu ada terjadi kenaikan walaupun tidak terlalu sinifikan menjadi Rp5.791 per Kg dan minggu ketiga naik lagi menjadi Rp6.258 per Kg.

Demikian halnya dengan harga TBS, dan pada minggu kedua Januari ini tercatat Rp1.150 per Kg, atau naik tipis dibandingkan sebelumnya Rp1.147/Kg, selanjutnya minggu ketiga naik lagi menjadi Rp1.245 per Kg, katanya.

Ia menambahkan, baik TBS maupun CPO tersebut dihasilkan melalui sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di Kabupaten Banyuasin, Musibanyuasin, Muaraenim, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering ulu, Lahat, Pagaralam dan Musi Rawas yang total arealnya mencapai satu juta hektare.

Sejumlah investor usaha perkebunan kelapa sawit di Sumsel antara lain PT Aek Tarum melakukan kegiatan usaha di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Tania Selatan (OKI), Mitra Ogan, dan Minanga Ogan di Kabupaten Ogan Komering ulu, katanya. (ANT)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026