
Korban longsor Padang direlokasi

....Hujan lebat mengguyur Solok Selatan pada Senin (24/12) malam menyebabkan longsor di Sungai Ipuh, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, dan menewaskan tiga orang yang berada dalam satu rumah....
Padang Aro (ANTARA Sumsel) - Para korban longsor di Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh akan direlokasi, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Solok Selatan, Hamudis.
"Kami akan mencoba berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengupayakan rekolasi para korban dan warga yang bermukim di daerah longsor tersebut," kata Hamudis saat dihubungi Selasa.
Dia menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan survei di daerah tersebut, dan meminta warga yang bermukim untuk pindah. Namun mereka enggan pindah karena tidak memiliki lahan untuk membangun rumah baru.
Hujan lebat yang mengguyur Solok Selatan pada Senin (24/12) malam menyebabkan longsor di Sungai Ipuh, Jorong Balun, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, dan menewaskan tiga orang yang berada dalam satu rumah.
Wali Nagari (kepala desa adat) Pakan Rabaa Tangah Jasman saat dikonfirmasi menyebutkan longsor yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB di Sungai Ipuh, Jorong Balun, tersebut menimbun bagian belakang dua rumah milik Syamsur (35) dan Suman (45) yang menewaskan dua anak Syamsur, yakni Yosi Fitriani (12) dan Tri Yuliandra Sari (8), serta ibu mertuanya, Nurbaiti (61).
"Para korban yang meninggal saat itu sedang tidur di satu kamar di bagian belakang rumah. Saat longsor terjadi, mereka tidak bisa menyelamatkan diri karena tertimbun dinding dari batako, tanah serta batu," ujarnya.
Sementara Syamsur bersama istrinya yang tidur di kamar bagian tengah selamat dalam peristiwa tersebut.
Warga setempat berhasil mengeluarkan para korban setelah satu jam lebih berusaha menyingkirkan material yang menimbun mereka. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Limpawuang untuk divisum.
"Sekitar pukul 01.30 WIB saat kami sampai di lokasi, para korban sudah dievakuasi oleh warga setempat kemudian dibawa ke Puskesmas," katanya.
Para korban saat ini disemayamkan di rumah keluarganya yang bersebelahan dengan rumah korban.
Sementara bagian dapur rumah Suman juga roboh akibat longsor tersebut. Tidak ada korban jiwa dari pihak Suman dan saat ini dia bersama istri dan kedua anaknya diungsikan sementara ke rumah tetangganya yang lebih aman.
Jasman menyebutkan, kedua rumah tersebut dibangun di pinggir bukit yang diratakan, sementara dinding bagian belakang berjarak sekitar satu meter dari tebing vertikal bertanah merah dengan ketinggian sekitar 10 meter.
"Kedua rumah tersebut memang rawan longsor karena tak jauh dari tebing tanah merah vertikal dengan tinggi lebih kurang 10 meter," sebut dia.(T.KR-HMR)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
