
PNPM Musi Rawas Rp22,185 miliar

Musi Rawas (ANTARA Sumsel) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) bidang penguatan ekonomi yang diterima 13 kecamatan di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, saat ini mencapai Rp22,185 miliar.
"Hingga tahun 2012 dana penguatan ekonomi yang dikelola oleh Unit Pinjaman Kecamatan atau UPK PNPM-MP dalam 13 kecamatan di Kabupaten Musi Rawas sudah berkembang mencapai Rp22,185 miliar," kata Fasilitator PNPM-MP Kabupaten Musi Rawas, Habib Nasrudin, Sabtu.
Dana penguatan ekonomi bagi masyarakat pedesaan dalan 13 kecamatan di daerah tersebut kata dia, merupakan salah satu bidang kegiatan dalam PNPM-MP, dengan tujuan menggerakkan ekonomi melalui UPK sehingga menjadi lembaga keuangan mikro pedesaan.
Dana penguatan ekonomi PNPM-MP di daerah itu selain telah berkembang menjadi Rp22,185 miliar juga telah melayani 2.268 kelompok simpan pinjam perempuan (SSP) dengan anggota sebanyak 15.876 orang, dengan tingkat pengembalian rata-rata sampai dengan September 2012 lalu mencapai 93,6 persen.
Bantuan ekonomi yang diberikan masing-masing UPK ini meliputi simpan pinjam perempuan untuk modal usaha, bahkan di wilayah perairan pasang surut ini program ini sangat berperan dalam meringankan beban petani padi melalui pinjaman bayar panen atau yarnen dengan jangka waktu pinjaman enam bulan dan jasa pinjaman sebesar 1,5 persen per bulan. Selama ini petani setiap mulai musim tanam selalu meminjam bibit, pupuk, pestisida dan dibayar setelah panen dengan harga dua kali lipat.
Program PNPM-MP yang diterima Musi Rawas tambah dia, terhitung sejak 2003, saat masih bernama program pengembangan kecamatan atau PPK dan kemudian pada 2007 berubah menjadi PNPM-MP diterima oleh 13 dari 21 kecamatan yang ada di daerah ini.
Antara lain Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rupit, Karang Jaya, Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Tugumulyo, Muara Beliti, Jayaloka, Muara Kelingi, Bulang Tengah Suku Ulu, Muara Lakitan, Megang Sakti dan Kecamatan Nibung, dengan jumlah anggaran yang telah dikucurkan pemerintah pusat sampai dengan 2012 mencapai Rp131,380 miliar ditambah porsi pendamping dari APBD Kabupaten Musi Rawas sebesar Rp25,820 miliar sehingga totalnya Rp157,200 miliar.
Untuk 2012 besaran dana PNPM-MP yang diterima daerah ini kata dia sebesar Rp22.750 miliar, selain pada tahun ini Kabupaten Musi Rawas juga menerima alokasi dana PNPM Integrasi SPP-SPPN sebesar Rp6,250 miliar.
Pelaksanaan PNPM-MP di daerah tersebut melibatkan partisipasi masyarakat baik dalam pelaksanaan kegiatan, penyusunan rencana, penampungan aspirasi atau usulan dalam rapat desa hingga kepada pengawasan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa. Selain melibatkan partisipasi masyarakat, program PNPM-MP di daerah ini juga dilakukan kerjasama dengan perusahaan swasta dan lembaga lainnya dalam pelaksanaan pembangunan desa.
Sementara itu menurut Kepala Bidang Pengentasan Kemiskinan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Musi Rawas, Junianto Ramli, program PNPM-MP yang diterima daerah itu saat ini telah memberi manfaat yang cukup besar terhadap kemajuan daerah dengan adanya pembangunan infrastruktur tingkat pedesaan dan sarana publik lainnya maupun pembangunan bidang ekonomi serta bantuan sosial.
"Dalam program PNPM-MP ini selain menciptakan pembangunan ditingkat desa juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat baik cara membuat usulan, perencanaan melalui musyawarah desa hingga kepada pelaksanaan pembangunan, masyarakat dilatih untuk dapat menggunakan kemampuannya untuk mengatasi permasalahan mereka sendiri," katanya. (ANT)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
