Logo Header Antaranews Sumsel

Hulk berdamai dengan Zenit ST Petersburg

Senin, 10 Desember 2012 18:32 WIB
Image Print
Hulk (FOTO ANTARA/REUTERS/Hugo Correia)

Moskow (ANTARA/AFP) - Penyerang Zenit Saint Peterseburg Hulk berdamai dengan klubnya setelah mengancam akan hengkang, menyusul digantikannya pemain itu pada pekan lalu, demikian disampaikan pemain itu pada Senin.

Manajer Zenit Luciano Spalletti menarik keluar Hulk saat pertandingan Liga Champions melawan AC Milan masih menyisakan waktu sepuluh menit, sehingga ia sempat mengancam akan pergi pada tahun baru.

Tetapi Hulk berkata kepada harian Sport Express bahwa reaksi-reaksi tersebut merupakan sikap normal bagi pemain yang ingin melakukan upaya terbaik untuk timnya.

"Saya bermain dan berlatih bukan untuk diri saya sendiri namun untuk tim. Saya pikir hasrat untuk bermain sampai peluit terakhir adalah hal alami bagi pesepak bola," ucapnya.

"Saya memahami pelatih memiliki hak untuk melakukan pergantian pemain, namun saya marah karena tidak dapat membantu rekan-rekan setim dan saya terganggu," kata Hulk.

Ia berkata bahwa dirinya telah membicarakan masalah ini dengan Spalletti di ruang ganti, dan masalah itu sekarang telah ditutup.

"Tidak perlu untuk membuat gunung-gunung dari gundukan-gundukan tanah."

"Jika saya bersikap buruk maka saya siap untuk meminta maaf kepada rekan-rekan setim," tambah Hulk.

Hulk (26) tiba di Zenit pada September dengan biaya transfer yang dikabarkan senilai 60 juta euro dari FC Porto untuk menjadi ujung tombak ambisi-ambisi Eropa klub itu, namun besarnya gaji yang ia terima sempat memicu pemberontakan di kalangan pemain Rusia.

Tersingkirnya Zenit di Liga Champions telah mengecewakan para pemilik mereka, raksasa gas Rusia Gazprom, namun kemenangan mereka atas AC Milan membuat mereka berhak tampil di Liga Europa.
(I015)



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026