Logo Header Antaranews Sumsel

Kampung siaga bencana di Sumsel segera ditambah

Selasa, 20 November 2012 22:23 WIB
Image Print
Ilustrasi - Mensos canangkan Kampung Siaga Bencana di Desa Ngadirejo, Jatim beberapa bulan lalu (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Sosial Sumatera Selatan akan menambah dua kampung siaga bencana di kabupaten/kota yang dinilai rawan terjadi bencana alam pada 2013.

Kampung siaga bencana jumlahnya belum memadai, dari 15 kabupaten/kota di provinsi ini baru ada enam kampung siaga bencana, kata Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sumsel MS Sumarwan di Palembang, Selasa.

Keenam kampung siaga bencana itu tersebar di Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Lintang Empat Lawang, Lahat dan Muara Enim.

Kampung siaga bencana di Muara Enim itu merupakan yang baru dibentuk, persemiannya dilakukan pada 16 Oktober 2012 lalu oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Andi ZA Dulung, kata dia.

Dia menjelaskan, pihaknya terus berupaya mengembangkan kampung siaga bencana di provinsi berpenduduk sekitar tujuh juta jiwa ini, sehingga jika terjadi bencana alam di setiap kabupaten/kota bisa cepat ditanggulangi.

"Sesuai dengan UU No.24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, pihaknya diwajibkan membina masyarakat mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam yang bisa menimbulkan berbagai persoalan sosial," ujar dia.

Salah satu upaya menjalankan amanat UU itu, secara bertahap akan dibentuk kampung siaga bencana di seluruh kabupaten/kota dengan melakukan pembinaan masyarakat daerah setempat untuk menjadi tenaga relawan yang setiap saat bersedia membantu masyarakat yang mengalami musibah bencana alam.

Keberadaan relawan kampung siaga bencana yang berada di sekitar kawasan permukiman penduduk, diharapkan dapat memberikan pertolongan secara cepat karena mereka bisa mengetahui setiap peristiwa dan menguasai kondisi lapangan.

Setiap kampung siaga bencana itu disiapkan 100 tenaga relawan terlatih di bidang penanggulangan bencana, sehingga jika terjadi bencana alam misalnya banjir, tanah longsor dan lainnya langsung bisa turun ke lokasi kejadian membantu masyarakat, kata dia. (ANT-Y009)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026