Logo Header Antaranews Sumsel

Minyak mentah cemari pemukiman penduduk

Senin, 19 November 2012 13:30 WIB
Image Print
Beberapa orang petugas dari PT.Elnusa tengah menyedot minyak tumpah akibat kebocoran pipa yang tertampung di kolam buatan di Sukabangun Kecamatan Sukarame Palembang, Senin (19/11). (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
...Minyak mentah yang keluar dari pipa bocor mengalir dan mencemari berbagai kawasan permukiman penduduk melalui drainase dan saluran air pembuangan bahkan sempat terbakar...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Ribuan ton minyak mentah milik PT Elnusa keluar dari pipa distribusi yang bocor di kawasan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin pagi mencemari pemukiman penduduk di kawasan itu dan sekitarnya.

Minyak mentah yang keluar dari pipa bocor mengalir dan mencemari berbagai kawasan permukiman penduduk melalui drainase dan saluran air pembuangan bahkan sempat terbakar.

Kebakaran terjadi di saluran pembuangan air yang dipenuhi minyak mentah tepatnya di kawasan permukiman penduduk Jalan Sosial RT 14/RW 02 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang sekitar pukul 08.30 WIB.

Kebakaran di saluran air yang dipenuhi minyak mentah PT Elnusa itu bisa dilokalisir warga setempat dengan memasang penghalang dari kayu dan potongan pohon pisang di saluran air itu.

Berkat kerjasama antarwarga melokalisir tumpahan minyak dan dukungan petugas Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang, api yang membakar minyak mentah di saluran air pembuangan warga setempat bisa dipadamkan dua jam kemudian dan tidak meluas ke rumah warga.

Peristiwa kebakaran tersebut menarik perhatian berbagai pihak, aparat keamanan dari Polres dan Kodim Palembang, petugas PT Pertamina, PT Elnusa dan instansi terkait tampak hingga Senin siang disiagakan di lokasi kejadian.

Untuk mencegah terjadi kembali kebakaran serupa, petugas PT Pertamina dan Elnusa menyemprotkan busa racun api di atas permukaan saluran air yang dipenuhi genangan minyak mentah berwarna hitam itu.

Petugas itu juga memasang garis pembatas di sepanjang drainase dan saluran air pembuangan yang tercemar minyak mentah di sekitar permukiman warga.

Sementara petugas Dinas PBK Palembang Yudi Kuswandi berupaya mengimbau kepada warga sekitar untuk tidak menyalakan api atau merokok di sekitar aliran air yang tercemar minyak mentah.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran tetap akan disiagakan di sekitar permukiman warga hingga tumpahan minyak mentah benar-benar bisa di lokalisir dan dinyatakan aman dari bahaya kebakaran, kata petugas PBK itu.
(ANT-Y009)



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026