Logo Header Antaranews Sumsel

Proyek pembangunan Swiss Belhotel harus dihentikan

Kamis, 18 Oktober 2012 16:45 WIB
Image Print
Proyek bangunan gedung hotel bintang lima di Palembang, Senin (15/10) roboh pembangunannya sementarah dihentikan (FOTO Antarasumsel.com/Feny)
....PT GISI sebagai pengembang di kawasan Palembang Sport And Convention Center harus melaporkan perubahan desain bangunan ke pemerintah kota, sebelum melakukan eksekusi perobohan salah satu sisi gedung, Senin(15/10)....

Palembang (ANTARA Sumsel) - PT GISI selaku pengembang harus menghentikan pekerjaan proyek pembangunan Swiss Belhotel karena tidak sesuai dengan desain pada Izin Mendirikan Bangunan, kata Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra.

"Pembangunan harus dihentikan karena terbukti terjadi perubahan desain, sementara dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak seperti itu," kata Eddy seusai menjadi pembicara dalam The 13th Malaysia-Indonesia International Conference on Economic, Management, and Accounting (MIICEMA) 2012 dengan tema "Asia Emerging Economy Toward Global Economy Intergration", di Palembang, Kamis.

Ia menyampaikan, PT Griya Inti Sejahtera Insani (PT GISI) sebagai pengembang di kawasan Palembang Sport And Convention Center harus melaporkan perubahan desain bangunan ke pemerintah kota, sebelum melakukan eksekusi perobohan salah satu sisi gedung, Senin(15/10).

Meski berdalih sudah melapor tapi terbukti melakukan eksekusi pembobokan sebelum menerima surat izin mendirikan bangunan (IMB) yang baru dari pemerintah kota.

Sehingga, pemerintah kota akan memberikan sanksi tegas kepada pengembang jika pekerjaan tetap dilanjutkan.

"Jika terlihat masih dikerjakan maka akan didatangkan petugas untuk menghentikan," ujarnya.

PT GISI dalam proyek Harvest Land (perenovasian Gedung Olahraga Kampus, pembangunan Mal Palembang Ikon, dan Swiss Belhotel) melakukan perubahan desain pada gedung hotel dengan melakukan pembobokan salah satu sisi gedung.

Pembobokan yang berujung roboh itu mengundang perhatian masyarakat mengingat terkesan terjadi kegagalan kontruksi.

Sementara, Manajer Proyek Harvest Land Ronald Manurung mengatakan pembobokan itu sesuai perencanaan kontraktor yang dimulai sejak dua pekan lalu.

Pihaknya membutuhkan area bangunan seluas 300 meter persegi pada bagian dalam gedung untuk memperindah bagian dalam hotel yang nantinya menjadi mal.

Manajer Marketing PSCC Reni Amoria mengatakan pihaknya sedang mengajukan IMB baru atas pembangunan gedung hotel itu.

"Rencananya gedung yang mengalami pembobokan ini akan difokuskan sebagai mal, sementara hotel akan dibangun pada area lain di kawasan PSCC ini. Kemungkinan besar hanya bergeser saja," katanya.

Pembangunan gedung itu sementara dihentikan pengembang mengingat situasi tidak kondusif setelah terjadi pembobokan yang menyulut perhatian masyarakat dan sejumlah pejabat daerah.(Dolly)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026