
Warga Bengkulu suka makanan khas Palembang

....Sebagian warga di Kota Bengkulu ternyata menyukai aneka makanan khas Palembang, Sumatera Selatan yang dijual di kota itu seperti kerupuk dan empek-empek....
Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Sebagian warga di Kota Bengkulu ternyata menyukai aneka makanan khas Palembang, Sumatera Selatan yang dijual di kota itu seperti kerupuk dan empek-empek.
Penjual kerupuk ikan Palembang Rani (30) yang berdagang di Jalan Salak, Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Jumat mengatakan, kerupuk ikan asal Palembang itu diminati masyarakat karena rasanya ikan yang gurih dan renyah.
Rani yang telah jualan kerupuk ikan selama tiga tahun itu, menyediakan berbagai jenis kerupuk mulai dari jenis peser, mawar, cincin dan getas.
Semua jenis kerupuk dijual dengan harga yang bervariasi mulai Rp40.000 per kg untuk kelas super dengan rasa ikan yang lebih terasa, dan Rp30.000 kerupuk ikan kelas 1 dengan rasa ikan sedang.
Sementara untuk ukuran satu bungkus sedang dengan berat 2 ons rata-rata dijual dengan harga Rp10.000 per bungkus.
Ia menjelaskan, penjualan meningkat ketika menjelang Idul Fitri, karena sebagian masyarakat membelinya untuk dijadikan oleh-oleh atau pelengkap makan.
Selain menjual sendiri Rina mengaku juga melayani dan memasok ke pedagang di sejumlah gerai oleh-oleh khas Bengkulu.
Dia juga menjual empek-empek kering, meski pembelinya tidak sebanyak peminat kerupuk, sehingga hanya menyediakan stok sedikit.
Koko Can, penjual empek-empek di kawasan penghentian angkutan umum di Pasar Panorama mengatakan warga Bengkulu pun menggemari penganan asal Palembang itu.
Ia membuat empek-empek ikannya jenis tuna sehingga lebih terasa dan gurih. Selain itu, Can pun menjual tekwan dan model, yang juga penganan asal Palembang.
Berbagai jenis empek-empek yang dijualnya yakni lenjer, kapal selam isi telur, pestel, model, tekwan, lenggang dan lainnya.
Koko Can mengakui meski tingginya harga ikan tuna namun tidak menaikkan harga jual produk olahannya.
"Kami lebih mengutamakan kepuasan pelanggan dari pada menaikan harga empek-empek, karena pelanggan menjadi nyawa kami" kata dia.
(T013/M019/Ant)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
