
Penempatan transmigrasi terkendala masalah lahan

....Ini berarti lahan sudah terbatas, sehingga penempatan transmigrasi tidak bisa dalam jumlah terlalu banyak....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Penempatan transmigrasi di wilayah Sumatera Selatan, hingga saat ini masih terkendala masalah lahan karena sering terjadi sengketa, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi ini, Rizal Fathoni.
Sejak otonomi daerah, penerimaan peserta transmigrasi ke Sumsel mengalami penurunan karena terkendala masalah lahan, katanya di Palembang, Jumat.
Selain itu, setiap kabupaten dan kota, lahannya untuk keperluan yang lain, bukan khusus untuk penempatan transmigrasi.
"Ini berarti lahan sudah terbatas, sehingga penempatan transmigrasi tidak bisa dalam jumlah terlalu banyak," katanya.
Memang, menurut dia, ada beberapa kabupaten dan kota yang masih menerima peserta transmigrasi, tetapi dalam skala kecil.
Jadi, kata dia, sekarang Sumsel tidak menerima transmigrasi dalam jumlah banyak, atau skala besar, karena permasalahan lahan.
"Paling banyak setiap tahun Sumsel menerima transmigrasi sekitar tujuh ribu kepala keluarga, karena lahan yang tersedia terbatas," katanya.
Bahkan, kata dia, sekarang ini masih ada lahan bermasalah dalam penempatan transmigrasi seperti di perbatasan Kabupaten Ogan Ilir dengan Muaraenim.
Namun, pihaknya terus membina para transmigrasi yang ada, sehingga mereka semakin mandiri, katanya.(T.U005/Ant)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
