
100 Rumah tak layak dibedah

....Bedah kampung yang dilakukan sejatinya menjadi stimulan untuk terjadinya perubahan kondisi kehidupan sosial ekonomi keluarga fakir miskin ke arah lebih baik....
Serang (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 100 unit rumah tidak layak huni di Kecamatan Kaseman, Kota Serang, Provinsi Banten, masuk dalam program Bedah Kampung dengan total anggaran sebesar Rp1 miliar.
Kegiatan bedah kampung tersebut ditinjau Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Sabtu, sekaligus menyerahkan bantuan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Bantuan yang diserahkan Menteri Sosial yaitu dua unit sarana lingkungan masing-masing Rp50 juta, bantuan untuk 10 Kelompok usaha bersama melalui dana UKS masing-masing Rp20 juta serta lima kursi roda untuk penyandang cacat dan 10 tongkat bagi tuna netra.
Mensos mengatakan, bedah kampung sejatinya memang dilakukan untuk mendorong munculnya partisipasi dan kegotong-royongan.
"Bedah kampung yang kita lakukan sejatinya menjadi stimulan untuk terjadinya perubahan kondisi kehidupan sosial ekonomi keluarga fakir miskin ke arah lebih baik," katanya.
Menurut dia, bedah kampung bukan semata memfasilitasi rumah layak huni bagi keluarga miskin dengan daya dukungan lingkungan yang memadai serta meningkatkan perekonomian, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi keluarga.
Selain itu, juga berkembangnya nilai-nilai kesetiakawanan sosial di masyarakat yang dilandasi rasa kepedulian, kesetaraan dan keadilan sosial.
"Kebersamaan ini akan berdampak memperkuat keharmonisan atau integrasi sosial di masyarakat yang akhir-akhir ini cenderung memudar," kata mensos.
Program bedah kampung sebelumnya sudah dilakukan di Purwakarta sebanyak 100 unit rumah dari pendanaan hibah dalam negeri, sebanyak 84 unit di Bekasi dengan sumber dana hibah dalam negeri dan di Lembang Jawa Barat sebanyak 50 unit dana bantuan masyarakat Kuwait.
Bedah kampung adalah model pengembangan pemberdayaan fakir miskin melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni secara terkonsentrasi di wilayah kampung, selama lima hari dengan anggaran setiap rumah Rp10 juta dan dikerjakan secara gotong-royong.(Ant)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
