Logo Header Antaranews Sumsel

Antarpemudik gratis capai 38.660 orang

Sabtu, 28 Juli 2012 04:47 WIB
Image Print
Ilustrasi - Armada bus mudik lebaran gratis (FOTO ANTARA)
....Suroyo juga mengimbau, perusahaan-perusahaan untuk menggelar mudik gratis bagi karyawannya agar mereka bisa berangkat tepat waktu....

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Kegiatan antarpemudik gratis dengan kapasitas 38.660 orang diselenggarakan sejumlah mitra dengan jadwal pemberangkatan paling awal pada enam hari sebelum Idul Fitri atau 13 Agustus 2012, mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan.

"Mudik gratis menggunakan 914 unit armada bus ini agar bisa mengurangi mobilitas kendaraan pribadi dan kendaraan kecil yang melintas di jalan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso seusai jumpa pers Persiapan Angkutan Lebaran 2012 di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat.

Beberapa mitra tersebut adalah PT. Jasa Raharja, PT. BNI 46, PT. Astra Honda Motor, PT. Yamaha Motor, PT. Giant Hero, PT PLN, dan PT. Indofood.

PT. Jasa Raharja menyelenggarakan mudik gratis dari dua kota yaitu Surabaya dan Jakarta dengan kapasitas angkut 1.620 dan 11.340 penumpang menggunakan total 210 bus dari Jakarta dan 30 bus dari Sarabaya.

Suroyo menilai, semakin maraknya mudik gratis ini tidak serta merta menurunkan omzet Perusaahaan Oto (PO) swasta. "Kalau yang terganggu mungkin bus jalur reguler, tapi saya rasa tidak semua bus reguler, karena perusahaan penyelenggara itu juga menyewa bus pada PO Swasta," katanya.

Dia menilai, pemilihan moda transportasi semua kembali pada hak pemudik.

Suroyo juga mengimbau, perusahaan-perusahaan untuk menggelar mudik gratis bagi karyawannya agar mereka bisa berangkat tepat waktu.

"Bahkan jika bisa, saat arus balik pun diantar," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Eka Sari Lorena mengeluhkan turunnya omzet bus beberapa tahun terakhir, karena maraknya kegiatan mudik gratis yang diselenggarakan berbagai perusahaan.

Mengenai arus mudik 2012, Kementerian Perhubungan memperkirakan terjadinya kenaikan jumlah pemudik di setiap moda. Moda Angkutan Kereta Api diperkirakan mengalami peningkatan paling besar yaitu 16.32 persen menjadi 2.215.284 dari 1.904.517 pemudik.

Moda lainnya, seperti angkutan jalan mengalami peningkatan 1,3 persen, laut 5 persen, udara 10 persen dan Sungai Danau Penyebrangan (SDP) 4,20 persen, katanya.(Ant)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026