
Harga minyak sawit naik

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan, Senin, tercatat Rp7.489 per kg atau naik dibandingkan sebelumnya hanya Rp7.178.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Dinas Perkebunan Sumsel Minarsih di Palembang, mengatakan, harga minyak sawit mentah (CPO) saat ini naik dibandingkan sebelumnya, karena pengaruh pasaran di luar negeri.
Menurutnya, harga CPO ditetapkan melalui rapat rutin setiap bulan dua kali antara dinas terkait dengan sejumlah pengusaha perkebunan kelapa sawit di provinsi tersebut.
Selain CPO, juga ditetapkan harga patokan pembelian buah sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS).
Harga TBS sekarang ini kisaran Rp1.521 per kg, juga naik dibandingkan sebelumnya Rp1.455 per kg.
Berdasarkan data di Dinas Perkebunan setempat, komoditas tersebut baik CPO maupun TBS dalam beberapa bulan terakhir selalu terjadi perubahan tergantung kondisi pasar.
Harga CPO lebih kepada patokan pasaran di luar negeri, sedangkan melalui rapat rutin hanya sifatnya menyesuaikan saja. Penetapan harga CPO menyesuaikan dengan pasaran di luar negeri, karena sebagian besar hasil komoditas itu diekspor, dan hanya sebagian saja dijual di dalam negeri setelah diolah menjadi minyak goreng curah.
Berdasarkan data, dari puluhan perusahaan perkebunan yang ada di Sumsel saja hampir semuanya memiliki pabrik CPO, namun belum mampu menghasilkan dalam bentuk minyak goreng curah siap dikonsumsi masyarakat.
Puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit itu, hingga saat ini baru ada dua yang sudah memiliki pabrik pengolahan minyak goreng curah baik dijual langsung di pasaran maupun sudah dikemas bermerek.
Sementara, komoditas yang ada hubungan dengan CPO adalah minyak goreng curah juga di pasaran ikut menyesuaikan, karena bahan bakunya dari minyak sawit.
Di beberapa pasar tradisional Kota Palembang dalam sepekan terakhir hingga Senin harga minyak goreng curah tercatat Rp11 ribu per kg atau naik dibandingkan sebelumnya Rp10.200 per kg.
Sedangkan minyak goreng curah bermerek yang sudah dikemas baik dalam kantong plastik maupun botol kisaran Rp12.000 hingga Rp14.000 per kg. (M033)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
