
Harga beras secara kontinyu akan naik

....Sumsel juga menerima pasokan beras dari beberapa provinsi di Jawa, karena jika mengandalkan hanya dari Belitang, Muara Enim, dan daerah-daerah lain maka tidak akan cukup....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga beras pada sejumlah pasar tradisional di Palembang Sumatera Selatan diperkirakan naik secara kontinyu hingga akhir tahun, karena masa panen sejumlah daerah penghasil telah berakhir pada Juli 2012.
"Daerah penghasil seperti Belitang (Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur) masa panennya sudah selesai April lalu, demikian pula beberapa tempat lainnya pada akhir Juli ini. Jika pemerintah tidak menjaga stok hingga delapan bulan ke depan maka harga akan melambung, karena panen lagi pada awal tahun depan," kata Ridwan, Bidang Pemasaran CV Jaya Pelita Sempurna (distributor beras di Sumsel) di Palembang, Rabu.
Sementara kenaikan harga kebutuhan pokok itu mulai terasa pada akhir bulan April kisaran Rp5.000 per karung (20 kilogram atau 50 kilogram) dari harga biasa.
"Hingga pertengahan Juli sudah ada dua kali kenaikan harga untuk beragam jenis beras dari kualitas terbaik hingga terendah," katanya.
Ia menambahkan, pada umumnya pemerintah akan menambah stok beras impor asal Thailand dan Vietnam untuk menjaga keseimbangan harga.
"Biasanya perwakilan Bulog akan memantau ke gudang-gudang beras para distributor untuk menjaga stok daerah. Jika kurang maka akan dilakukan penambahan pasokan dari luar negeri karena jika harga terlalu tinggi akan memberatkan masyarakat," katanya.
Selain itu, Sumsel juga menerima pasokan dari beberapa provinsi di Jawa, karena jika mengandalkan hanya dari Belitang, Muara Enim, dan daerah-daerah lain maka tidak akan cukup," katanya.
Meski menerima pasokan dari luar daerah, menurutnya, tidak akan menahan kenaikan harga beras hingga akhir tahun.
"Harga akan naik karena beras yang dikirim dari Jawa ke Palembang membutuhkan biaya angkut, berbeda jika berasal dari Belitang karena jarak tempuh tidak terlalu jauh," katanya.
Sementara, Salma, pedagang kebutuhan pokok di Pasar Perumnas mengatakan, harga beras mengalami kenaikan per karung (20 kg), untuk merek patin Rp165.000, koki Rp163.000, Selancar Rp163.000, Wortel Rp165.000, Selancar Kualitas A Rp185.000, dan Arjuna Rp140.000.
"Harga kebutuhan pokok sebagian besar naik dalam dua pekan terakhir, dan paling terasa ialah beras dan telur," ujarnya.(Dolly)
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
