Logo Header Antaranews Sumsel

Omzet penjualan sepeda meningkat

Rabu, 4 Juli 2012 21:31 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sepeda santai (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Omzet penjualan sepeda berbagai jenis pada sejumlah toko di kawasan Sekip dan pusat perdagangan barang tersebut di kawasan pasar 16 Ilir Palembang, sejak dua bulan terakhir mengalami peningkatan hingga 50 persen.

Meningkatnya penjualan sepeda tersebut didukung faktor adanya hari kawasan bebas kendaraan bermotor (car free day), banyaknya event sepeda gembira (fun bike) yang digelar oleh berbagai institusi, organisasi sosial kemasyarakatan, dan adanya liburan sekolah, kata sejumlah pedagang di Palembang, Rabu.

Menurut Yosef, pedagang sepeda di kawasan Sekip, pada musim liburan sekolah sekarang ini tokonya semakin ramai dikunjungi pembeli.

Penjualan yang sebelumnya paling banyak jenis sepeda gunung, pixi dan sepeda balap, kini sepeda untuk anak-anak paling banyak terjual.

"Biasanya orang tua memberikan hadiah sepeda kepada anaknya yang berhasil naik kelas," ujarnya.

Mengenai harga jual, dia menjelaskan tergantung ukuran, jenis dan fasilitas yang dipasang di sepeda.

Sepeda gunung, pixi dan sepeda balap dijual dengan harga berkisar Rp850.000 hingga Rp2.500.000 per unit, sedangkan sepeda untuk anak-anak yang dilengkapi dengan bunyian atau sirine dan roda bantu Rp375.000 hingga Rp900.000 per unitnya

Sementara pedagang lainnya Maman mengatakan, beberapa jenis sepeda untuk orang dewasa dan anak-anak tidak ada lagi stok yang dipajang di tokonya.

Penjualan sepeda akhir-akhir ini cukup laris, untuk menambah stok dan memenuhi permintaan pembeli dilakukan perakitan langsung di toko serta tempat lain seperti gudang dan rumah karyawan, kata dia menambahkan. (Y009)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026