
Harga emas perhiasan belum stabil

....Masyarakat saat ini cenderung menjual kembali perhiasan simpanannya dibandingkan membeli, karena untuk kebutuhan mendesak seperti membeli keperluan anak-anak sekolah....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga emas perhiasan dalam bentuk seperti cincin, gelang, kalung dan antingan di Kota Palembang, selama sepekan terakhir cendrung belum stabil karena disesuaikan dengan pasaran.
Harga emas perhiasan kadar 24 karat tercatat Rp2,950 juta per suku (satu suku =6,7 gram) atau turun dibandingkan sebelumnya mencapai Rp3,1 juta per suku.
Arifin, pemilik toko di Pasar Perumnas Palembang, Senin mengatakan penurunan disebabkan banyaknya warga kota yang menjual perhiasan emas meski nilai tukar rupiah terhadap dolar relatif stabil.
"Saat ini masyarakat cenderung menjual kembali perhiasan simpanannya dibandingkan membeli, karena untuk kebutuhan mendesak seperti membeli keperluan anak-anak sekolah," ujarnya.
Kecenderungan itu dapat dimaklumi para pedagang mengingat memasuki tahun pelajaran baru bagi anak-anak mereka untuk Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, katanya.
Rohmini, pemilik toko di Pasar Lemabang mengatakan harga emas relatif stabil sejak awal tahun.
Meski sempat naik menjadi Rp3,3 juta per suku pada Januari 2012, namun kembali ke harga normal pada kisaran Rp3 juta memasuki pertengahan tahun.
"Naik atau turun pada kisaran Rp200 ribu dari harga biasa masih dikatakan normal, karena harga emas selalu berfluktuasi tergantung dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar," katanya.
Ia menambahkan, emas saat ini salah satu alternatif masyarakat untuk investasi karena terbukti dalam beberapa tahun terakhir selalu naik, dan jika pun turun selisihnya tidak seberapa.(Dolly)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
