Logo Header Antaranews Sumsel

Kota Palembang Inflasi 0,08 persen

Jumat, 1 Juni 2012 18:21 WIB
Image Print
Komoditas bawang (Foto antarasumsel.com/Ansyor)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kota Palembang, Sumatera Selatan mengalami inflasi sebesar 0,08 persen pada Mei 2012, sedangkan inflasi secara nasional 0,07 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Bismark di Palembang, Jumat, mengatakan, inflasi tersebut ditunjukkan oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 130,25 persen pada April 2012 menjadi 130,36 persen pada Mei 2012.

Inflasi pada Mei di kota tersebut disebabkan kenaikan IHK pada lima kelompok pengeluaran yakni bahan makanan (0,09 persen), makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,11 persen), perumahan, air, listrik dan bahan bakar (0,07 persen), kesehatan (0,25 persen), dan kelompok transportasi, serta komunikasi (0,13 persen).

Sementara inflasi tahun kalender 2012 di Kota Palembang adalah 0,35 persen, sedangkan inflasi Mei 2012 terhadap Mei 2011 adalah sebesar 3,90 persen, katanya.

Berdasarkan pantauan harga pada 66 kota di Indonesia, 37 kota mengalami inflasi, 29 kota deflasi. Inflasi tertinggi di Kota Pontianak (0,39 persen), terendah di Kota Balikpapan (0,04 persen).

Deflasi tertinggi di Kota Pangkalpinang -1,15 persen dan terendah Kota Bogor (-0,03 persen).

Pantauan harga 360 komoditas pada sejumlah pasar tradisional seperti Pasar 16 Ilir, Cinde, Lemabang dan Pasar KM-5 termasuk beberapa pasar modern di Kota Palembang, Mei 2012 secara umum mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Berdasarkan pantauan 360 komoditas tersebut, terdapat 56 komoditas yang mengalami kenaikan harga, 32 komoditas terjadi penurunan dan sisanya tidak mengalami perubahan," katanya.

Dijelaskannya, komoditas yang kenaikan harganya memberikan andil cukup berarti terhadap inflasi tersebut adalah bawang merah, daging ayam ras, dan ikan kembung.

Kenaikan harga bawang merah 34,06 persen menyumbang inflasi 0,13 persen, daging ayam ras 1,32 persen memberikan andil inflasi 0,02 persen, kemudian kenaikan harga ikan kembung 3,38 persen menyebabkan inflasi bertambah 0,01 persen.

Selama sebulan terakhir di Kota Palembang terjadi kenaikan harga bawang merah, daging ayam ras, dan ikan kembung.

Kenaikan harga bawang merah cukup signifikan dari normal kisaran Rp12.000 menjadi tertinggi Rp20.000 per kg, selanjutnya daging ayam ras memang selalu berfluktuasi, namun cenderung bergerak naik dari kisaran Rp24.000 menjadi tertinggi Rp27.000 per kg, dan ikan kembung dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per kg. (M033)




Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026