Logo Header Antaranews Sumsel

Pemprov Sumsel akan panggil Pertamina

Selasa, 8 Mei 2012 22:46 WIB
Image Print
Antrean pembelian BBM bersubsidi di salah satu SPBU di Palembang. (FOTO ANTARA/Yudi Abdullah/12)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan memanggil pihak Pertamina untuk mempertanyakan kondisi bahan bakar minyak di daerah tersebut karena dalam beberapa pekan ini sering terjadi antrean kendaraan roda dua dan empat di stasiun pengisian bahan bakar umum.

Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumsel Muhar Lakoni di Palembang, Selasa membenarkan, sekarang ini kondisi di lapangan antren kendaraan bermotor di beberapa SPBU sering terlihat, namun dia belum mengetahui penyebabnya.

Oleh karena itu pihaknya akan memanggil pihak Pertamina dan instansi terkait lainnya seperti BP Migas untuk membahas tentang persediaan BBM sekaligus mengetahui penyebab antrian tersebut, kata dia.

"Besok, Rabu (9/5) kita akan rapat koordinasi untuk membicarakan kondisi persediaan BBM sekarang ini," katanya.

Rapat koordinasi itu penting sehingga penyebab antrian kendaraan beberapa hari ini dapat diketahui. Namun, bila memang BBM sudah terbatas diharapkan penyalurannya juga ada pengaturan sehingga antrian kendaraan tidak terlalu panjang.

Pengaturan dan pembatasan diharapkan juga dilaksanakan di SPBU supaya minyak yang disubsidi tersebut penyalurannya semakin tertib.

Sebelumnya Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumsel H Eddy Hermanto mengatakan, pejabat di lingkungannya telah dibatasi dalam penerimaan jatah BBM.

Pembatasan tersebut untuk mengantisipasi agar BBM bermanfaat terutama untuk kepentingan masyarakat banyak, katanya. (U005)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026