
Rabu, SFC U-21 melawan Persita

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kapten Sriwijaya Football Club Under-21 Risky Dwi Ramadhana memberi semangat timnya pada Liga Super Indonesia melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (9/5).
"Saat di putaran pertama lalu kami kalah, artinya saat Persita datang ke Palembang harus dibalas dengan kemenangan," ujar Risky di Palembang, Selasa.
Semangat memetik kemenangan itu karena SFC menjadi tuan rumah putaran kedua Liga Super Indonesia U-21 untuk wilayah I, di Palembang, 9-13 Mei 2012, sementara pada putaran pertama digelar di Cilegon.
Empat tim wilayah I itu, SFC, Persib Bandung, Pelita Jaya, dan Persita Tangerang.
"Tentunya ada semangat lebih dalam diri pemain karena bertanding di hadapan publik sendiri. Kami pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini untuk meloloskan tim ke babak selanjutnya," ujarnya.
Pada putaran pertama lalu di Cilegon, SFC hanya meraih satu kemenangan atas Persib Bandung dengan skor 2-0, dan dua kekalahan atas Pelita Jaya dengan skor 3-2, serta Persita skor 3-0.
Hasil ini membuat SFC junior terdampar pada posisi ketiga klasemen dengan meraup tiga poin, sedangkan pimpinan klasemen menjadi milik Persita U-21 dengan nilai 9.
Menurut pemain magang SFC senior ini, tidak ada yang istimewa dari tim-tim saingan, meski pada kenyataannya SFC berada pada urutan ke tiga.
"Pada dasarnya setiap tim memiliki peluang yang sama karena ini baru level junior. Hanya saja, faktor mental masih mempengaruhi SFC U-21 karena umumnya belum berpengalaman berlaga pada ajang nasional," ujarnya.
Sebagian besar pemain merupakan jebolan Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) di Musi Banyuasin, Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) di Palembang, dan SFC Under-19.
"Untuk jebolan SYSA terbilang cukup berpengalaman karena pernah mengikuti Piala Suratin, sementara lulusan dari SONS agak kurang berpengalaman. Meski demikian, dengan dukungan masyarakat Sumsel kami akan menyapu bersih semua laga di putaran kedua ini," katanya.
Sementara pelatih SFC U-21 Sunardi mengatakan akan memanfaatkan status tuan rumah itu untuk memotivasi pemain.
"Target selanjutnya yakni lolos ke babak berikutnya, untuk itu harus memetik kemenangan sebanyak-banyaknya pada putaran kedua ini agar jadi juara grup," katanya.
Ia pun tidak mematok target tinggi pada kompetisi LSI U-21 musim ini, mengingat tidak memiliki banyak waktu untuk membentuk tim.
"SFC U-21 ini berbeda dengan Persita, Pelita Jaya, dan Persib yang timnya sudah terbentuk cukup lama. Tim kami mayoritas dihuni pemain baru, sementara pemain lama sudah keluar karena pembatasan usia. Meski demikian tetap membidik lolos dari grup," ujarnya.(ANT/pso-039)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
