Logo Header Antaranews Sumsel

Juni, Presiden SBY letakan batu pertama Tol

Selasa, 8 Mei 2012 16:09 WIB
Image Print
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(FOTO ANTARA/11)
...Bila tidak ada perubahan Presiden yang akan meletakkan batu pertama...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meletakan batu pertama pembangunan jalan bebas hambatan (Tol) Palembang - Kayuagung, Sumatera Selatan di Palembang pada Juni 2012.

Direktur PD Produkxim Sumsel, Mukhlis P di Palembang, Selasa mengatakan, bila tidak ada perubahan Presiden yang akan meletakkan batu pertama dan itu sesuai hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

Sebagaimana sebelumnya telah disetujui pembangunan jalan Tol Palembang menuju Kayuagung dan Palembang-Betung dengan total dana berkisar Rp8 triliun.

Lebih lanjut dia mengatakan, sekarang ini tim sudah melaksanakan survei dan kemungkinan Juni sudah dimulai pembangunannya.

Pembangunan jalan bebas hambatan itu dilaksanakan tiga pemegang saham yakni PD Produkxim, PT Sriwijaya Marga Persada dan PT Makmur Labuhan Ltd (Malaysia).

Lebih lanjut dia mengatakan, akan dimulainya pembangunan jalan bebas hambatan tersebut karena pembebasan lahan semua sudah rampung.

Khusus untuk Palembang menuju Kayuagung pembebasan lahan sudah selesai, sementara yang ke Betung, Kabupaten Banyuasin masih dalam proses, kata dia.

Oleh karena itu jalan untuk mengantisipasi kemacetan tersebut harus segera dimulai pembangunannya sehingga Tol sepanjang 37 KM dan terpanjang di Sumatera tersebut nantinya pada 2014 diperkirakan sudah dapat digunakan.

Mengenai lebar jalan Tol itu sendiri berkisar antara 15 meter hingga 20 m supaya arus lalu lintas melewati jalan tersebut semakin lancar, kata dia.

Pembangunan jalan Tol itu penting karena sekarang ini arus lalu lintas di Palembang sudah mulai macet termasuk menuju Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir tempat Unsri Sumsel.

Sehubungan itu Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya agar di daerah itu dibangun jalan Tol dan usaha tersebut ternyata tidak sia-sia, ujar dia. (ANT-U005)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026