Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel akan ekspor ban ke China

Sabtu, 25 Februari 2012 10:59 WIB
Image Print

Palembang, (ANTARA News) - Provinsi Sumatera Selatan berencana membangun pabrik ban yang produksinya diekspor ke China.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin di Palembang, Sabtu, menyatakan bahwa potensi karet di daerah ini sangat besar sehingga pembangunan pabrik ban merupakan pilihan tepat.

"Produksi karet di Sumsel sebesar 1,2 juta ton per tahun, sangat potensial jika bisa mengolah karet terebut menjadi ban jadi," kata dia.

Alex menyatakan, yakin Sumsel akan bisa menembus pasar China.

Ia mengatakan, tidak khawatir jika nanti China akan menyaingi produk Sumsel.

"China tidak punya kebun karet, sehingga Sumsel tidak perlu takut tersaingi produk dari China," kata Alex.

Menurut dia, pembangunan pabrik ban akan dikhususkan pada produksi ban peralatan angkutan, bukan untuk ban otomotif.

Selain itu Alex menyampaikan bahwa pembangunan pabrik ban itu bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel.

"Prioritas kami selain pada bidang pendidikan dan kesehatan, juga mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel," kata dia pula.

Alex membutuhkan peran semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di daerahnya ini.

Dirinya yakin, Sumsel akan semakin maju dengan terus memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja. (ANT-Ansyor/*BSB)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026