Logo Header Antaranews Sumsel

Harga CPO di Sumsel naik

Rabu, 22 Februari 2012 10:11 WIB
Image Print

Palembang, (ANTARA News) - Harga minyak sawit mentah (CPO) di Sumatera Selatan, Rabu tercatat Rp7.647 per kilogram atau naik dibandingkan pekan sebelumnya hanya Rp7.484 per kg.

Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan, Dinas Perkebunan Sumsel, Ir Minarsih di Palembang, Rabu mengatakan, harga minyak sawit mentah (CPO) di daerah ini dalam beberapa bulan terakhir memang belum stabil dan selalu terjadi perubahan.

Perubahan harga ini dikarenakan masih ditentukan hasil kesepakatan dalam rapat diadakan dua kali sebulan antara pihak dinas perkebunan dengan sejumlah pengusaha perkebunan di daerah ini, serta berpatokan dengan harga pasaran CPO di luar negeri.

Harga CPO di Sumsel selama ini masih berpatokan dengan pasaran di luar negeri, karena sebagian hasil salah satu komoditas perkebunan itu diekspor ke sejumlah negara konsumen, katanya.

Mengenai pemasaran CPO ke luar negeri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, ekspor CPO Sumatera Selatan periode Januari-November 2011 menghasilkan devisa 53,737 juta dolar AS atau turun jika dibandingkan periode bulan yang sama 2010 mencapai 58,892 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel, Haslani Haris, secara terpisah mengatakan bahwa dari total perolehan devisa ekspor nonmigas Sumsel priode Januari-November 2011 yang mencapai 4,293 miliar dolar, diperoleh melalui sejumlah komoditas andalan.

Ia menambahkan, dari jumlah komoditas andalan ekspor nonmigas Sumsel priode Januari-November 2011 itu, yang paling besar menyumbang devisa masih tetap karet senilai 3,647 miliar dolar, disusul batu bara 112,490 juta dolar, dan CPO pada posisi ketiga dengan nilai 53,737 juta dolar AS.

Lebih lanjut Minarsih mengemukakan, Sumsel selain memproduksi CPO juga menghasilkan buah sawit mentah (TBS) sebagai bahan baku.

Oleh karena itu, perkembangan harga CPO sangat berpengaruh terhadap berubahan harga jual TBS di tingkat petani, katanya.

Harga TBS di tingkat petani sekarang ini dipatok Rp1.581 per kg, juga mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya hanya Rp1.547,00 per kilogram.

Sementara, CPO dan TBS yang dipasarkan tersebut, adalah dihasilkan melalui total luas areal perkebunan kelapa sawit di beberapa daerah penghasil di Sumsel yang mencapai hampir 600 ribu hektare.

Sejumlah daerah penghasil kelapa sawit di Sumsel antara lain di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Muaraenim, Lahat, Pagaralam, Musirawas, Musibanyuasin dan Kabupaten Banyuasin, serta termasuk sebagian di wilayah Kota Prabumulih. (ANT-Parni)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026