
Kecelakaan KA batu bara diduga akibat kelalaian

Palembang, (ANTARA News) - Terjadinya kecelakaan kereta api angkutan batu bara di Simpang Penimur-Niru, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Minggu (19/2), diduga karena kelalaian petugas.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Kereta Api Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Sudirman di Palembang, Selasa mengatakan, kemungkinan tabrakan tersebut karena adanya kelalaian petugas.
Namun, lanjut dia, terjadinya kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan.
Sebagaimana terjadi tabrakan antara kereta api pengangkut batu bara dari Lampung dengan kereta Lahat.
Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia masing-masing masinis dan asisten masinis kedua kereta api yang mengangkut batu bara tersebut.
Korban yang meninggal akibat tabrakan itu masing-masing Jaswir, Sunaidi, Ranggi dan Sajidin.
Lebih lanjut dia mengatakan, sekarang ini pihak KNKT bersama aparat terkait masih menyelidiki terjadinya kasus tabrakan tersebut.
Mudah-mudahan penyebab kejadian tabrakan tersebut dapat diketahui dan diharapkan tidak terulang lagi, kata dia.
Dalam kesemepatan itu dia mengimbau hendaknya seluruh lapisan masyarakat termasuk petugas selalu siaga dalam melaksanakan kerja serta berhati-hati supaya tidak terjadi kecelakaan, ujar dia.(ANT-Ujang)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
