Logo Header Antaranews Sumsel

Nilai ekspor Sumsel Agustus 2011 turun

Kamis, 1 Desember 2011 14:32 WIB
Image Print

Palembang, (ANTARA News) - Nilai ekspor Sumatera Selatan bulan September 2011 menghasilkan devisa sebesar 367,22 juta dolar AS, atau menurun dibandingkan bulan sebelumnya mencapai 400,61 juta dolar AS,

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Sumsel, Bismark, Kamis mengatakan, nilai devisa ekspor Sumatera Selatan itu, terdiri atas minyak dan gas (migas) sebesar 38,51 juta dolar, dan nonmigas 328,71 juta dolar AS.

Ia menjelaskan, nilai ekspor nonmigas Sumsel bulan September 2011 sebesar 367,22 juta dolar itu mengalami penurunan sebesar 8,33 persen dibanding bulan sebelumnya.

Selanjutnya, ekspor tujuh komoditas andalan mengalami penurunan dibandingkan bulan Juli 2011. Penyebab penurunan terbesar nilai ekspor nonmigas September 2011 terhadap Agustus 2011 terjadi pada komoditas karet sebesar 33,49 juta dolar, diikuti minyak sawit mentah (CPO) 4,91 juta dolar, dan udang 0,32 juta dolar, katanya.

Dikatakannya, ekspor Sumsel bulan September 2011 antara lain ke Amerika Serikat, Cina, dan Malaysia merupakan negara tujuan utama, masing-masing sebesar 140,42 juta dolar, 75,43 juta dolar dan 24,68 juta dolar AS dengan peranan ketiganya mencapai 53,30 persen dari total ekspor.

Mengenai pelabuhan muat, menurut Bismark, untuk ekspor komoditas dari Sumsel pada September 2011 yang paling dominan adalah Pelabuhan Boom Baru dengan nilai sebesar 325,68 juta dolar, diikuti pelabuhan Plaju, Palembang senilai 38,51 juta dolar AS.

Menurut dia, perdagangan luar negeri semakin penting peranannya dalam perekonomian dan pembangunan di Sumsel, khususnya di Kota Palembang, karena kegiatan ekspor merupakan salah satu sember terbesar bagi penerimaan devisa.

Ia menjelaskan, dengan devisa, berarti negara atau daerah dapat membeli barang-barang impor yang dibutuhkan terutama untuk menunjang sektor industri seperti pabrik pupuk dan industri migas.

Secara keseluruhan gambaran perkembangan ekspor Sumsel dari bulan ke bulan mengalami fluktuatif, pada periode Januari-September 2011 perdagangan ke luar negeri mencapai nilai 3,894 miliar dolar AS, atau mengalami peningkatan sebesar 62,90 persen dari 2,390 miliar dolar pada periode yang sama tahun 2010 menjadi 3,894 miliar dolar.

Ia menambahkan, nilai ekspor nonmigas Sumsel pada September 2011 masih didominasi oleh komoditas hasil pertanian terutama karet mencapai nilai 271,84 juta dolar, diikuti batu bara 9,99 juta dolar dan produk kayu 1,88 juta dolar AS.

Secara umum ekspor Sumsel bulan September 2011 mengalami penurunan dari bulan Agustus 2011, begitu juga ekspor ke sepuluh negara tujuan utama, meskipun ekspor ke China dan tiga negara lain yakni Prancis, Singapura dan Jepang mengalami peningkatan. (ANT-M033)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026