Logo Header Antaranews Sumsel

Andy/koko cetak "hattrick" medali emas

Sabtu, 19 November 2011 19:20 WIB
Image Print
Atlet voli pantai berjuang raih kemenangan. (FOTO ANTARA)

Palembang, (ANTARA News) - Pasangan voli pantai Indonesia 1 (Andy Ardiansyah dan Koko Prasetyo) mencetak "hattrick" medali emas, setelah pada final SEA Games XXVI mengalahkan Indonesia 2 dengan skor 2-0 (21-17, 21-17), di kawasan Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu.

Tim andalan pertama Indonesia itu, telah menorehkan sejarah baru bagi cabang olahraga voli pantai, yakni meraih medali emas secara berturut-turut dalam SEA Games terakhir (2005, 2007, dan 2011) dengan pasangan yang sama.

Bagi Andy, medali emas SEA Games ini merupakan yang ke-4, setelah medali pertama diraih saat berpasangan dengan Agus Salim pada SEA Games tahun 2003 lalu.

Sementara, tiga medali emas berikutnya setelah berpasangan dengan Koko.

Pada partai puncak SEA Games XXVI di Palembang itu, pasangan andalan Indonesia itu mengalahkan tim juniornya yang diperkuat Dian Putra Santosa dan Ade Chandra Rachmawan, dengan mudah dan tidak memakan banyak waktu.

Pasangan Andy/Koko melakoni partai puncak itu dengan santai, meskipun pada awal set tim junior berupaya menempel perolehan angka.

Para penonton pun seakan kurang bersemangat menyaksikan pertandingan itu, karena kedua tim seolah sedang berlatih.

Situasi itu sangat berbeda saat menyaksikan partai puncak voli pantai putri antara pasangan Indonesia 1 (Ayu/Dhita) melawan Thailand 2 (Kulna/Radarong).

Dian (pemain Indonesia 2) mengaku, tidak terlalu kecewa dengan hasil akhir itu yang menempatkannya sebagai juara kedua.

"Memang kami masih di bawah Andi/Koko, tapi pada final tadi kami masih berupaya memberikan perlawanan. Tim senior memang telah membaca kekuatan dan kelemahan kami karena telah berbulan-bulan berlatih bersama," ujar Dian.

Dian pun bertekad meningkatkan kemampuan untuk meraih prestasi lebih baik pada masa datang.

"Memang sejak awal target kami tembus final, dan mempertahankan tradisi `all Indonesia final` pada SEA Games Laos lalu, dan bersyukur sekali sudah tercapai," kata dia.

Koko menilai, penampilan pasangan Dian/Ade terbilang bagus karena mampu menembus partai puncak.

"Dian dan Ade bisa memenuhi target yakni tembus ke final, untuk ukuran mereka hasil ini sudah sangat baik. Usia mereka baru 18 tahun, tapi sudah bisa meraih perak SEA Games. Mereka bakal menjadi pemain hebat di masa datang, asalkan diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai ajang internasional," kata Koko.

Koko pun mengaku tetap akan mengawal para juniornya itu, untuk meraih prestasi puncak.

"Setelah SEA Games saya akan istirahat sebentar, dan bersiap lagi mengikuti beberapa kompetisi tingkat Asia. Saya masih diminta oleh PB PBVSI untuk tetap mengawal junior meraih prestasi, sementara Andi telah memiliki rencana lain (pensiun, Red)," ujar dia. (ANT-dl)



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026