Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel melayani ribuan pemudik dalam program mudik gratis menggunakan kereta api dari Stasiun Kertapati, Kota Palembang.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aids Suryanti di Palembang, Selasa, mengatakan para peserta diberangkatkan menggunakan KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau sebanyak 606 orang dan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang sebanyak 837 orang.

Pelepasan peserta mudik dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang didampingi Executive Vice President KAI Divre III Palembang Januri, Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Musni Wijaya, serta Pelaksana Tugas Sementara Direktur Utama Bank Sumsel Babel Marzuki.

Program mudik gratis tersebut merupakan bentuk sinergi antara KAI, Pemprov Sumsel melalui Dinas Perhubungan, dan Bank Sumsel Babel dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan selama periode angkutan Lebaran,” katanya.

Sebelumnya pada 16 Maret 2026, program serupa juga telah memberangkatkan 729 pemudik menggunakan KA Bukit Serelo dan 838 pemudik dengan KA Rajabasa. Dengan demikian, total pemudik gratis yang diberangkatkan dari Stasiun Kertapati selama dua hari mencapai 3.010 orang, katanya menambahkan. 

Seluruh peserta telah melalui proses registrasi dan verifikasi sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel.

Di sisi lain, KAI Divre III Palembang mencatat tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026.

Hingga 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 25.514 penumpang telah menggunakan layanan kereta api, dengan total penjualan tiket mencapai 104.126 lembar.

Mayoritas penjualan tiket berasal dari layanan KA Bukit Serelo, KA Sindang Marga, serta KA Rajabasa. KA Bukit Serelo menjadi layanan favorit masyarakat dengan tingkat penjualan tiket harian mencapai 125 hingga 135 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

KAI mengimbau masyarakat yang tidak mendapatkan tiket KA Bukit Serelo untuk memanfaatkan KA Sindang Marga sebagai alternatif perjalanan.

"KAI berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mendorong transportasi berkelanjutan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode mudik Lebaran," kata Aida.