Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa bumi dengan magnitudo 5,7 di Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga ke beberapa wilayah di Bali yakni Denpasar, Kuta, dan Karangasem.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangannya diterima di Denpasar, Bali, Selasa.
Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik itu terasa di Denpasar, Kuta, dan Karangasem, dalam skala intensitas (MMI) II-III, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Dengan skala intensitas yang sama, kata dia, getaran juga dirasakan di Madiun, Jember, dan Mojokerto.
Sedangkan daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung, lanjutnya, dengan skala intensitas III-IV MMI yaitu dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
Kemudian di daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, dengan skala intensitas III MMI yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk melintas.
Selain itu BMKG juga mendata getaran di Pacitan itu juga dirasakan di Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram, dengan skala intensitas II yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini, lanjut dia, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Sementara itu salah satu warga Denpasar, Agung Ayu merasakan gempa bumi tersebut beberapa detik karena dirinya saat itu sedang berada di lantai empat salah satu gedung rumah sakit. Meski merasakan gempa bumi, namun dirinya tidak menjadi panik.
"Lumayan kaget, benar tidak itu gempa. Ternyata setelah cek BMKG ternyata ada gempa, tapi bukan pusat di Bali," katanya.
Sebelumnya, gempa bumi terjadi pada pukul 09.20 WITA pada Selasa memiliki magnitudo yang diperbarui mencapai 5,7 dari semula 5,5 dan berlokasi di darat 24 kilometer arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 kilometer.
Episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,33 derajat Bujur Timur (BT).
Daryono menambahkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.
Hasil analisis mekanisme sumber, ucap dia, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)
Gempa bumi terjadi di Pacitan, terasa sampai Bali
Selasa, 27 Januari 2026 10:30 WIB
Tangkapan layar - BMKG memetakan pusat gempa magnitudo 5,7 di dekat wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/BMKG)
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
PT Bumi Andalas Permai salurkan bantuan mesin pemotong rumput ke desa binaan Kabupaten OKI
19 December 2025 9:23 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung pengembangan budidaya madu kelulut di Air Sugihan
28 November 2025 16:23 WIB
PT Bumi Andalas Permai serahkan perlengkapan sekolah siswa SD di desa binaan Kabupaten OKI
22 November 2025 10:37 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB