Palembang (ANTARA) - Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan, membagikan 1.000 bendera Merah Putih kepada warga dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), ke-80 tahun.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta di Musi Rawas, Rabu, mengatakan 1.000 bendera itu dibagikan oleh personel Polres Musi Rawas di beberapa titik wilayah Kabupaten Musi Rawas, salah satunya di depan Mapolres Musi Rawas, Jalan Lintas Sumatera, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.
Pembagian bendera Merah Putih ini sekaligus pelaksanaan program Satlantas Polres Musi Rawas, yakni "Polisi Menyapa", kepada pengendara sekaligus masyarakat yang melintas.
"Selain itu untuk mewujudkan kecintaan terhadap bendera Merah Putih yang merupakan bendera kebanggaan sekaligus kebangsaan dari Negara Indonesia," kata Kapolres
Ia menjelaskan tujuan pembagian Bendera Merah Putih itu pertama, untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme, dan kedua, mendorong partisipasi aktif masyarakat agar pengendara dan masyarakat umum turut memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan memasang bendera di kendaraan mereka.
Ketiga, mengedukasi masyarakat tentang makna dan pentingnya menghormati simbol negara seperti bendera Merah Putih, keempat membuat suasana jalanan dan ruang publik lebih semarak dan penuh semangat kemerdekaan.
"Dan, sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi, sekaligus menjadi ajang kerja sama antara aparat pemerintah (misalnya polisi, TNI, pemerintah daerah) dengan masyarakat," ucapnya
Kapolres berharap dengan dilakukan pembagian bendera Merah Putih kepada pengendara dan masyarakat di antaranya, pertama untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kedua, menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, terlepas dari perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial.
Ketiga, mendorong masyarakat untuk secara aktif ikut serta dalam perayaan kemerdekaan, seperti memasang bendera di rumah, kantor, atau kendaraan masing-masing.
"Keempat, meningkatkan kesadaran bahwa simbol negara seperti bendera memiliki nilai sejarah dan kehormatan yang harus dijaga dan dihormati serta terakhir, menjadi momen refleksi atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan bangsa," tutupnya.