Bali (ANTARA) - Atlet anggar Indonesia Zaydan Kariim mengaku menimba ilmu dari peringkat satu dunia, Ka Long Cheung, pada babak penyisihan nomor floret perseoranga putra dalam Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Nusa Dua, Bali.
Para atlet anggar berlaga pada Kejuaraan Asia 2025 di Nusa Dua, Bali, Rabu (18/6/2025). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
“Yang bisa saya ambil itu dengan mengacaukan jarak, dia bisa blunder juga, dia bisa kacau pikirannya, jadi jarak diatur,” kata Zaydan kepada ANTARA di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Atlet muda berusia 19 tahun itu mengaku beruntung bisa berhadapan dengan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu karena bisa mendapatkan banyak ilmu dari pemain kaliber dunia.
Pemain asal Jawa Timur itu banyak belajar dari atlet Hong Kong itu, di antaranya kecepatan gerakan tangan dan teknik menyerang lainnya.
“Melawan pemain nomor satu dunia itu memang kualitas beda jauh, dari postur tubuh dia lebih tinggi, kecepatan gerakan tangannya juga berbeda,” ucapnya.
Baca juga: Timnas Anggar perlu banyak jam terbang, masih minim kesempatan bertanding ke luar negeri
Pada babak penyisihan, Zaydan tidak memetik poin kemenangan dari total lima kali pertandingan.
Dengan hasil itu, ia tidak lolos ke babak eliminasi/kualifikasi pada 64 besar.
Total 71 atlet floret putra dari sejumlah negara berlaga pada hari ketiga kejuaraan bergengsi tersebut.
Tak hanya Zaydan, Filzah Zidqi, Aldo Pratama Arjoni, Satriana Dennis Ariadinata juga terhenti pada babak penyisihan floret putra ini.
“Hasil penyisihan ini tidak sesuai apa yang kami inginkan karena melihat semuanya harus bisa bersaing," kata Aldo.
Satriana Dennis juga mengaku sudah berjuang maksimal, meski sedang masa pemulihan terkait pernafasan.
Baca juga: Delapan atlet anggar berlaga di Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali
“Untuk ajang ini bagus karena kami tidak hanya sparring (latihan tanding) tapi mengukur sejauh mana kemampuan kami,” kata atlet berusia 32 tahun asal Karawang di Jawa Barat itu.
Hingga hari ketiga pukul 12.00 WITA wakil-wakil Indonesia tak berhasil menembus 32 besar.
Pelatih Floret Anggar Indonesia Sunandar mengungkapkan tim pelatih tidak membebani para atlet dengan target.
Ia berharap atlet-atlet muda itu menambah jam terbang dengan menghadapi pemain dan juara dunia.
Indonesia menurunkan 25 atlet untuk Kejuaraan Anggar Asia 2025 yang berlangsung mulai 17 hingga 22 Juni itu.
Atlet anggar foil putra Indonesia terlempar di babak penyisihan Kejuaraan Asia 2025 di Bali
Kamis, 19 Juni 2025 12:45 WIB
Atlet anggar Indonesia Zaydan Kariim (kiri) bersama Aldo Pratama Arjoni yang berlaga pada nomor floret individu putra di Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (19/6/2025). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sabet 12 emas, China juara umum Kejuaraan Asia Anggar Kadet dan Junior 2026 di Jakarta
28 February 2026 4:48 WIB
Klasemen Kejuaraan Asia Anggar Kadet-Junior 2026: Hong Kong kokoh di puncak
24 February 2026 5:26 WIB
Timnas Anggar perlu banyak jam terbang, masih minim kesempatan bertanding ke luar negeri
18 June 2025 12:38 WIB
Anggar Indonesia kandas di delapan besar sabre beregu putri SEA Games 2021
18 May 2022 22:22 WIB, 2022
PON Papua - Peraih medali emas anggar Sumsel diganjar bonus Rp300 juta
11 October 2021 21:39 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Aldila/Janice melaju ke perempat final Madrid Open 2026 usai tekuk unggulan keenam
27 April 2026 10:29 WIB