Palembang (ANTARA) - Sejumlah warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, memburu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mendaftarkan anak mereka ke sekolah-sekolah yang menawarkan program jalur masuk bantuan biaya dari pemerintah.

Antrean warga itu terjadi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang (DPMPTSP) pada Jumat.

Kepala Tim KIS dan DTKS Kota Palembang Yoga Catur Nugraha mengatakan warga Palembang yang ingin mendaftarkan anak mereka ke sekolah-sekolah yang menawarkan program bantuan biaya pendidikan harus memiliki DTKS yang valid. Oleh karena itu banyak warga yang berburu DTKS untuk memenuhi persyaratan pendaftaran sekolah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah menyediakan fasilitas untuk warga yang ingin memperoleh DTKS, termasuk melalui kantor Dinas Sosial dan website resmi pemkot.

Dengan memiliki DTKS, warga Palembang dapat memperoleh akses ke berbagai program bantuan sosial, termasuk bantuan biaya pendidikan untuk anak-anak mereka.


Ia menyebutkan  dalam periode masuk sekolah 2025 ini pihaknya sempat kewalahan, karena ada banyak warga yang hendak mengurus berkas tersebut.

"Memang ribuan warga yang membuat berkas DTKS ini, ini saja yang belum diambil ada sekitar 2.000 berkas ya tinggal ambil saja. Kami harap warga segera mengambilnya agar tidak menumpuk di DPMPTSP Palembang," katanya.

Pihaknya berharap masyarakat yang merasa mengurus DTKS segera memeriksa status berkasnya dan datang ke kantor untuk pengambilan, guna menghindari penumpukan dan memastikan keperluan administrasi sekolah dapat terpenuhi tepat waktu.

Ia menyebutkan layanan DTKS buka setiap hari dan mengimbau warga untuk membuatnya agar tidak terjadi penumpukan saat diperlukan kegunaannya.

"Silakan buat pada hari biasanya karena buka setiap hari, jadi saat dibutuhkan berkas itu, warga tidak perlu ramai-ramai secara bersamaan," katanya.


Pewarta : M. Imam Pramana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026