Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), membuka pelatihan kerja untuk kaum milenial guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) OKU Kadarisman di Baturaja, Rabu, mengatakan pelatihan yang digelar di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut ditujukan bagi generasi muda tamatan SMA atau SMK yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Hal itu dilakukan, kata dia, untuk meningkatkan keterampilan bagi generasi muda sehingga lebih mudah dalam mencari kerja atau membuka peluang usaha baru.

"Ada 48 orang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut," katanya.

Para peserta diberikan pelatihan keterampilan tata rias rambut atau tata rias pengantin, menjahit, dan bidang tata boga.


Ia mengatakan pelatihan tersebut tidak dipungut biaya, bahkan para peserta selama pelatihan mendapat konsumsi dan modul latihan.

Melalui program tersebut, kata dia, Pemkab OKU ingin membekali masyarakat dengan keterampilan sehingga kelak tenaga kerja bisa masuk ke lapangan kerja atau membuat lapangan kerja sendiri.

Kepala UPTD BLK Disnaker OKU Farizal Chandra mengatakan para peserta mengikuti pelatihan keterampilan selama satu bulan ke depan.

"Pelatihan dengan metode materi 30 persen dan 70 persen dalam bentuk praktek. Selama kegiatan peserta diberikan ATK, modul, dan nantinya dapat sertifikat pelatihan," ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data angka pengangguran di Kabupaten OKU pada 2024 sekitar 4,13 persen atau di bawah target nasional yang mencapai 4,82 persen.

"Selain pelatihan keterampilan, kami juga berupaya menggandeng pihak perusahaan di OKU untuk menggelar bursa kerja guna mengurangi angka pengangguran di Kabupaten OKU," ujarnya.