Pohon Tumbang hantam ruko di Muba
Selasa, 24 Desember 2024 15:07 WIB
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang, menghalangi akses jalan, dan bahkan menimpa ruko di Jalan Merdeka, Kelurahan Balai Agung, pada Selasa dini hari. (ANTARA/HO/Diskominfo)
Sekayu, Muba (ANTARA) - Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang, menghalangi akses jalan, dan bahkan menimpa ruko di Jalan Merdeka, Kelurahan Balai Agung, pada Selasa dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba berkolaborasi dengan Dinas Terkait menunjukkan respons cepat dengan melakukan evakuasi pohon tumbang.
Pj Bupati Muba, H Sandi Fahlepi hadir untuk memastikan kelancaran proses dan memberikan apresiasi kepada tim yang bekerja keras dalam situasi darurat ini.
“Kami sangat mengapresiasi langkah sigap BPBD dan semua pihak yang terlibat. Cuaca ekstrem menjadi pengingat bagi kita untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah,” ungkap Sandi.
Sandi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara. Kepala BPBD Muba, H Pathi Riduan, menambahkan bahwa menurut prediksi BMKG, cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal Januari.
“Jika curah hujan tinggi disertai angin kencang, segera ambil langkah antisipasi. Jika mendengar suara gemuruh, prioritaskan keselamatan diri dan barang berharga,” tegas Pathi.
Pathi mengingatkan semua warga, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Musi dan di dekat pohon besar, untuk selalu waspada. Ia juga meminta masyarakat untuk memantau informasi cuaca dari BMKG dan melapor jika menemukan situasi berbahaya.
“Mari kita saling menjaga dan waspada agar tidak ada korban dalam kondisi cuaca ekstrem ini,” tutupnya.
Dengan kewaspadaan dan sinergi dari semua pihak, diharapkan kita dapat menghadapi tantangan cuaca ekstrem dengan lebih baik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba berkolaborasi dengan Dinas Terkait menunjukkan respons cepat dengan melakukan evakuasi pohon tumbang.
Pj Bupati Muba, H Sandi Fahlepi hadir untuk memastikan kelancaran proses dan memberikan apresiasi kepada tim yang bekerja keras dalam situasi darurat ini.
“Kami sangat mengapresiasi langkah sigap BPBD dan semua pihak yang terlibat. Cuaca ekstrem menjadi pengingat bagi kita untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah,” ungkap Sandi.
Sandi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara. Kepala BPBD Muba, H Pathi Riduan, menambahkan bahwa menurut prediksi BMKG, cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal Januari.
“Jika curah hujan tinggi disertai angin kencang, segera ambil langkah antisipasi. Jika mendengar suara gemuruh, prioritaskan keselamatan diri dan barang berharga,” tegas Pathi.
Pathi mengingatkan semua warga, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Musi dan di dekat pohon besar, untuk selalu waspada. Ia juga meminta masyarakat untuk memantau informasi cuaca dari BMKG dan melapor jika menemukan situasi berbahaya.
“Mari kita saling menjaga dan waspada agar tidak ada korban dalam kondisi cuaca ekstrem ini,” tutupnya.
Dengan kewaspadaan dan sinergi dari semua pihak, diharapkan kita dapat menghadapi tantangan cuaca ekstrem dengan lebih baik.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Bayung Lencir Muba
03 February 2026 19:12 WIB
KSOP Palembang buka akses lalu lintas kapal di Sungai Lalan Musi Banyuasin
15 January 2026 19:13 WIB
Pemprov Sumsel targetkan perbaikan Jembatan P6 Lalan Muba dirampungkan dalam tujuh bulan
14 January 2026 6:51 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Perkuat sinergi komunitas, KLH gelar "Ruang Cerita Ramadhan" bersama para pemangku kepentingan
13 March 2026 19:25 WIB
Amankan 125 juta hektare kawasan hutan nasional, kuota polisi hutan ditambah 70 ribu personel
20 February 2026 4:39 WIB