Menag: Guru adalah obor penyinar kegelapan
Jumat, 22 November 2024 14:56 WIB
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus khoirunas/rwa
Jakarta (ANTARA) - Saat senam sehat memperingati Hari Guru Nasional di Jakarta, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan guru adalah pahlawan sejati dan menjadi obor penyinar kegelapan.
"Guru adalah pahlawan tanpa nama. Guru populer di langit, sekalipun tidak populer di bumi," ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Jumat.
Menag Nasaruddin menyampaikan bahwa bahwa setiap orang, pada dasarnya adalah guru. Guru tidak hanya mengajar di ruang kelas, kata dia, tetapi juga membimbing keluarga, bahkan diri sendiri, menuju kehidupan yang lebih baik.
"Kita semuanya adalah guru. Karena kita adalah obor yang diharapkan menerangi kegelapan," ucap Menag.
Menag Nasaruddin juga menjelaskan filosofi kata guru yang berasal dari bahasa Sanskerta. "Gu artinya kegelapan, Ru artinya obor. Jadi guru ialah obor yang mengusir kegelapan," kata Menag Nasaruddin.
Filosofi ini, menurutnya, menjadi inti dari keberadaan guru yang bertugas menghilangkan ketidaktahuan dan memberikan cahaya pengetahuan.
Menag Nasaruddin juga menyentuh aspek moralitas guru yaitu kebijaksanaan dalam menghadapi kekurangan murid.
"Seorang guru yang bijak, tidak pernah menyalahkan anak didiknya. Orang yang suka menyalahkan anak didiknya bukan guru yang baik," ujar Menag.
Acara senam sehat tersebut juga dimeriahkan dengan undian berhadiah dan pertunjukan musik band dari siswa-siswi madrasah. Turut hadir jajaran eselon I dan II Kemenag, para guru, dan pegawai di lingkungan Kemenag.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menag: Guru adalah obor penyinar kegelapan
"Guru adalah pahlawan tanpa nama. Guru populer di langit, sekalipun tidak populer di bumi," ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Jumat.
Menag Nasaruddin menyampaikan bahwa bahwa setiap orang, pada dasarnya adalah guru. Guru tidak hanya mengajar di ruang kelas, kata dia, tetapi juga membimbing keluarga, bahkan diri sendiri, menuju kehidupan yang lebih baik.
"Kita semuanya adalah guru. Karena kita adalah obor yang diharapkan menerangi kegelapan," ucap Menag.
Menag Nasaruddin juga menjelaskan filosofi kata guru yang berasal dari bahasa Sanskerta. "Gu artinya kegelapan, Ru artinya obor. Jadi guru ialah obor yang mengusir kegelapan," kata Menag Nasaruddin.
Filosofi ini, menurutnya, menjadi inti dari keberadaan guru yang bertugas menghilangkan ketidaktahuan dan memberikan cahaya pengetahuan.
Menag Nasaruddin juga menyentuh aspek moralitas guru yaitu kebijaksanaan dalam menghadapi kekurangan murid.
"Seorang guru yang bijak, tidak pernah menyalahkan anak didiknya. Orang yang suka menyalahkan anak didiknya bukan guru yang baik," ujar Menag.
Acara senam sehat tersebut juga dimeriahkan dengan undian berhadiah dan pertunjukan musik band dari siswa-siswi madrasah. Turut hadir jajaran eselon I dan II Kemenag, para guru, dan pegawai di lingkungan Kemenag.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menag: Guru adalah obor penyinar kegelapan
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel hadirkan kredit serbaguna sertifikasi tingkatkan kesejahteraan guru
15 April 2026 15:05 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan Kredit Serbaguna bagi guru penerima sertifikasi
11 February 2026 16:30 WIB
Berikan kado akhir tahun, Pemkot Palembang cairkan tunjangan profesi guru dan THR Rp47 miliar
31 December 2025 22:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB