PSR OKI terluas di Indonesia, Pj Bupati terima anugerah perkebunan
Jumat, 13 September 2024 15:47 WIB
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyerahkan penghargaan kepada Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya pada Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) 2024, di ICE BSD, Tangerang Provinsi Banten, Kamis, (12/9/24). (ANTARA/HO/Diskominfo)
Sekayu, Muba (ANTARA) - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menganugerahi Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI) Penghargaan Perkebunan 2024 kategori Pemerintah Daerah yang berkomitmen tinggi terhadap peremajaan sawit rakyat (PSR).
Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono kepada Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya pada Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) 2024, di ICE BSD, Tangerang Provinsi Banten, Kamis, (12/9/24).
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir terus mendorong realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hingga September 2024, capaiannya hingga 23.000 Hekatare. Realisasi terluas di Indonesia.
Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono kepada Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya pada Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) 2024, di ICE BSD, Tangerang Provinsi Banten, Kamis, (12/9/24).
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir terus mendorong realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hingga September 2024, capaiannya hingga 23.000 Hekatare. Realisasi terluas di Indonesia.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB