Kemenkumham Sumsel bangun lapas baru di Kota Pagaralam
Senin, 26 Agustus 2024 21:11 WIB
Aktivitas di salah satu lapas di Sumsel (ANTARA/Yudi Abdullah/24)
Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan membangun sebuah lembaga pemasyarakatan (lapas) baru di Kota Pagaralam untuk mengatasi masalah kelebihan penghuni dari kapasitas yang tersedia (over kapasitas).
"Lapas baru tersebut dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare, pembangunannya dimulai sejak 2023 dan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2024 dengan kapasitas sekitar 500 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP)," kata Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya, di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, untuk mengatasi masalah 'over kapasitas' di lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, secara bertahap diupayakan membangun lapas dan rutan baru.
Jumlah penghuni 20 lapas dan rutan di wilayah kerja Kanwil Kemenkumham Sumsel hingga Agustus 2024 ini mencapai 15.969 orang narapidana dan tahanan.
"Berdasarkan data Divisi Pemasyarakatan Sumsel, jumlah penghuni lapas dan rutan hingga Agustus 2024 ini tercatat 15.969 orang, terdiri atas narapidana 13.334 orang dan tahanan 2.635 orang. Jumlah warga binaan dan tahanan itu melebihi kapasitas daya tampung yang totalnya hanya untuk 6.400 orang," ujar Ilham Djaya.
Sementara Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Rahmi Widhiyanti mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan progres pekerjaan pembangunan lapas baru di Kota Pagaralam akhir pekan lalu berjalan sesuai target.
Pembangunan lanjutan di tahun ini yakni blok hunian, 0progres pembangunannya memasuki pekan ke-13 telah mencapai 80 persen.
Lapas Pagaralam yang baru tersebut, dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kota setempat.
Pembangunan ini menjadi langkah kongkrit dalam menanggulangi masalah 'over kapasitas' yang telah lama menjadi tantangan di lapas dan rutan seluruh Indonesia.
Dengan pembangunan baru, penambahan fasilitas dan perluasan ruangan, diharapkan Lapas Kelas III Pagaralam dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi narapidana, ujar Rahmi dIdampingi Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam M. Rolan.
"Lapas baru tersebut dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare, pembangunannya dimulai sejak 2023 dan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2024 dengan kapasitas sekitar 500 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP)," kata Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya, di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, untuk mengatasi masalah 'over kapasitas' di lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, secara bertahap diupayakan membangun lapas dan rutan baru.
Jumlah penghuni 20 lapas dan rutan di wilayah kerja Kanwil Kemenkumham Sumsel hingga Agustus 2024 ini mencapai 15.969 orang narapidana dan tahanan.
"Berdasarkan data Divisi Pemasyarakatan Sumsel, jumlah penghuni lapas dan rutan hingga Agustus 2024 ini tercatat 15.969 orang, terdiri atas narapidana 13.334 orang dan tahanan 2.635 orang. Jumlah warga binaan dan tahanan itu melebihi kapasitas daya tampung yang totalnya hanya untuk 6.400 orang," ujar Ilham Djaya.
Sementara Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Rahmi Widhiyanti mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan progres pekerjaan pembangunan lapas baru di Kota Pagaralam akhir pekan lalu berjalan sesuai target.
Pembangunan lanjutan di tahun ini yakni blok hunian, 0progres pembangunannya memasuki pekan ke-13 telah mencapai 80 persen.
Lapas Pagaralam yang baru tersebut, dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kota setempat.
Pembangunan ini menjadi langkah kongkrit dalam menanggulangi masalah 'over kapasitas' yang telah lama menjadi tantangan di lapas dan rutan seluruh Indonesia.
Dengan pembangunan baru, penambahan fasilitas dan perluasan ruangan, diharapkan Lapas Kelas III Pagaralam dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi narapidana, ujar Rahmi dIdampingi Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam M. Rolan.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB