Kemenkop UKM-Tokopedia luncurkan program MikroEx Challenge di Sumsel
Jumat, 2 Agustus 2024 7:43 WIB
Peluncurkan program MikroEx Challenge KemenkopUKM-Tokopedia, di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (1/8/2024). (ANTARA/HO)
Palembang (ANTARA) - Kementerian Koperasi dan UKM bersama dengan Tokopedia meluncurkan program MikroEx Chanllange di Sumatera Selatan guna membantu pelaku usaha mikro melakukan eskalasi dan ekspansi bisnis di era digital.
Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kemenkop UKM RI Muhammad Firdaus di Palembang, Kamis, mengatakan UMKM termasuk usaha mikro dituntut terus beradaptasi agar mampu memainkan strategi bisnisnya dengan lebih fleksibel sehingga mampu bertahan dalam menghadapi persaingan usaha di era disrupsi digital dengan formalisasi usaha.
“Kami telah melakukan berbagai upaya dalam membantu pelaku usaha mikro naik kelas, dengan membangun Akses Kemudahan Usaha Mikro melalui Model Sinergi secara Hexahelix untuk pelaku usaha mikro, salah satunya lewat program MikroEx Challenge bersama Tokopedia,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Tokopedia yang telah bersedia melatih sejumlah pendamping usaha mikro mengenai pemanfaatan platform digital, agar para MikroEx Mentor ini bisa membantu kemajuan usaha mikro di era teknologi.
“Dengan semangat kolaborasi, bersama-sama memberdayakan UMKM sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia,” kata Firdaus.
Sementara itu, Head of Public Policy and Government Relations Tokopedia and ShopTokopedia Dimas Kuncoro Jati menjelaskan program ini memberikan pemahaman utuh kepada mentor tentang pendampingan perizinan berusaha, sertifikasi produk, hingga pemanfaatan platform digital dalam berbisnis, agar nantinya bisa mendampingi pelaku usaha mikro untuk menerapkan kepatuhan perizinan serta melakukan eskalasi dan ekspansi bisnis di era digital.
"MikroEx Challenge dilaksanakan sejak Juni 2024, dengan pilot project di lima provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan pada hari ini di Sumsel. Secara keseluruhan, sudah ada 400 MikroEx Mentor yang mengikuti program ini. Satu MikroEx Mentor bisa mendampingi minimal 50 usaha mikro. Artinya, ada 20.000 usaha mikro yang didampingi MikroEx Mentor selama program MikroEx Challenge ini berlangsung," jelasnya
Ia mengatakan sinergi Tokopedia dengan KemenkopUKM RI melalui MikroEx Challenge ini sejalan dengan target pemerintah untuk mendigitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2024.
“Tokopedia dan ShopTokopedia mendukung target pemerintah untuk mendigitalisasi sebanyak-banyak pelaku usaha karena pelaku usaha yang memaksimalkan platform digital terbukti bisa mempertahankan bisnis bahkan menaikkan penjualan,” ujarnya.
Tokopedia dan ShopTokopedia kini terdiri atas lebih dari 21 juta penjual yang mayoritas UMKM termasuk usaha mikro. UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia, yaitu lebih dari 60%. Untuk mendorong peran signifikan UMKM terhadap perekonomian nasional, Tokopedia berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, salah satunya KemenkopUKM RI, lewat berbagai inisiatif.
Selain itu, Tokopedia bersama KemenkopUKM RI dan Kemenves RI/BKPM pada tahun 2022-2023 telah memfasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada sebanyak 6.000 pelaku UMKM di Indonesia. Pelaku usaha yang memiliki NIB bisa lebih mudah, seperti mengurus dokumen lanjutan, sertifikasi halal, SPP-IRT, dan SNI, mendapatkan modal usaha dari mitra perbankan, mengakses program bantuan pemerintah, dan memperoleh perlindungan hukum terhadap usaha.
"Tokopedia bersama KemenkopUKM RI melalui MikroEx Challenge berupaya mencetak MikroEx Mentor yang berkualitas, dengan memberikan pelatihan komprehensif tentang berbisnis di Tokopedia, agar MikroEx Mentor memiliki kapabilitas untuk mendampingi tumbuh kembang pelaku usaha mikro melalui platform digital Tokopedia," kata Dimas.
Melalui pelatihan tersebut, MikroEx Mentor ditargetkan dapat memandu pelaku usaha mikro/penjual membuat akun dan upload produk di Tokopedia, memastikan penjual menjaga skor performa toko minimal 80 sebagai Power Merchant, menargetkan penjual memperoleh pesanan minimal Rp350 ribu pendapatan bersih atau 3 pesanan sebagai Power Merchant Pro, memandu penjual memakai berbagai fitur rekomendasi untuk menarik pembeli misalnya, Dekorasi Toko dan Banner Toko), serta membuat sesi konsultasi atau mentoring rutin dengan penjual.
"Di program MikroEx Challenge bersama KemenkopUKM RI, Tokopedia melatih MikroEx Mentor agar bisa menjadi agen perubahan yang membantu usaha mikro di Indonesia naik kelas dan makin diminati masyarakat di era digital. Selain pelatihan komprehensif tentang berbisnis di Tokopedia, ada juga kompetisi untuk menobatkan mentor, usaha mikro, dan provinsi terbaik," jelas Dimas.
Bagi para MikroEx Mentor terbaik berkesempatan untuk hadir dan mendapatkan penghargaan dari KemenkopUKM RI, dengan kategori 10 MikroEx Mentor terbaik, 3 usaha mikro terbaik binaan MikroEx Mentor, serta 3 provinsi terbaik di acara puncak MikroEx Challenge yang akan diselenggarakan di Bali pada awal November 2024.
"Melalui program MikroEx Challenge bersama KemenkopUKM RI, Tokopedia berharap bisa mencetak lebih banyak mentor atau pendamping usaha, agar lebih banyak lagi UMKM yang bisa merasakan kemudahan dan manfaat berbisnis melalui platform digital Tokopedia," kata Dimas.
Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kemenkop UKM RI Muhammad Firdaus di Palembang, Kamis, mengatakan UMKM termasuk usaha mikro dituntut terus beradaptasi agar mampu memainkan strategi bisnisnya dengan lebih fleksibel sehingga mampu bertahan dalam menghadapi persaingan usaha di era disrupsi digital dengan formalisasi usaha.
“Kami telah melakukan berbagai upaya dalam membantu pelaku usaha mikro naik kelas, dengan membangun Akses Kemudahan Usaha Mikro melalui Model Sinergi secara Hexahelix untuk pelaku usaha mikro, salah satunya lewat program MikroEx Challenge bersama Tokopedia,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Tokopedia yang telah bersedia melatih sejumlah pendamping usaha mikro mengenai pemanfaatan platform digital, agar para MikroEx Mentor ini bisa membantu kemajuan usaha mikro di era teknologi.
“Dengan semangat kolaborasi, bersama-sama memberdayakan UMKM sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia,” kata Firdaus.
Sementara itu, Head of Public Policy and Government Relations Tokopedia and ShopTokopedia Dimas Kuncoro Jati menjelaskan program ini memberikan pemahaman utuh kepada mentor tentang pendampingan perizinan berusaha, sertifikasi produk, hingga pemanfaatan platform digital dalam berbisnis, agar nantinya bisa mendampingi pelaku usaha mikro untuk menerapkan kepatuhan perizinan serta melakukan eskalasi dan ekspansi bisnis di era digital.
"MikroEx Challenge dilaksanakan sejak Juni 2024, dengan pilot project di lima provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan pada hari ini di Sumsel. Secara keseluruhan, sudah ada 400 MikroEx Mentor yang mengikuti program ini. Satu MikroEx Mentor bisa mendampingi minimal 50 usaha mikro. Artinya, ada 20.000 usaha mikro yang didampingi MikroEx Mentor selama program MikroEx Challenge ini berlangsung," jelasnya
Ia mengatakan sinergi Tokopedia dengan KemenkopUKM RI melalui MikroEx Challenge ini sejalan dengan target pemerintah untuk mendigitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2024.
“Tokopedia dan ShopTokopedia mendukung target pemerintah untuk mendigitalisasi sebanyak-banyak pelaku usaha karena pelaku usaha yang memaksimalkan platform digital terbukti bisa mempertahankan bisnis bahkan menaikkan penjualan,” ujarnya.
Tokopedia dan ShopTokopedia kini terdiri atas lebih dari 21 juta penjual yang mayoritas UMKM termasuk usaha mikro. UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia, yaitu lebih dari 60%. Untuk mendorong peran signifikan UMKM terhadap perekonomian nasional, Tokopedia berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, salah satunya KemenkopUKM RI, lewat berbagai inisiatif.
Selain itu, Tokopedia bersama KemenkopUKM RI dan Kemenves RI/BKPM pada tahun 2022-2023 telah memfasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada sebanyak 6.000 pelaku UMKM di Indonesia. Pelaku usaha yang memiliki NIB bisa lebih mudah, seperti mengurus dokumen lanjutan, sertifikasi halal, SPP-IRT, dan SNI, mendapatkan modal usaha dari mitra perbankan, mengakses program bantuan pemerintah, dan memperoleh perlindungan hukum terhadap usaha.
"Tokopedia bersama KemenkopUKM RI melalui MikroEx Challenge berupaya mencetak MikroEx Mentor yang berkualitas, dengan memberikan pelatihan komprehensif tentang berbisnis di Tokopedia, agar MikroEx Mentor memiliki kapabilitas untuk mendampingi tumbuh kembang pelaku usaha mikro melalui platform digital Tokopedia," kata Dimas.
Melalui pelatihan tersebut, MikroEx Mentor ditargetkan dapat memandu pelaku usaha mikro/penjual membuat akun dan upload produk di Tokopedia, memastikan penjual menjaga skor performa toko minimal 80 sebagai Power Merchant, menargetkan penjual memperoleh pesanan minimal Rp350 ribu pendapatan bersih atau 3 pesanan sebagai Power Merchant Pro, memandu penjual memakai berbagai fitur rekomendasi untuk menarik pembeli misalnya, Dekorasi Toko dan Banner Toko), serta membuat sesi konsultasi atau mentoring rutin dengan penjual.
"Di program MikroEx Challenge bersama KemenkopUKM RI, Tokopedia melatih MikroEx Mentor agar bisa menjadi agen perubahan yang membantu usaha mikro di Indonesia naik kelas dan makin diminati masyarakat di era digital. Selain pelatihan komprehensif tentang berbisnis di Tokopedia, ada juga kompetisi untuk menobatkan mentor, usaha mikro, dan provinsi terbaik," jelas Dimas.
Bagi para MikroEx Mentor terbaik berkesempatan untuk hadir dan mendapatkan penghargaan dari KemenkopUKM RI, dengan kategori 10 MikroEx Mentor terbaik, 3 usaha mikro terbaik binaan MikroEx Mentor, serta 3 provinsi terbaik di acara puncak MikroEx Challenge yang akan diselenggarakan di Bali pada awal November 2024.
"Melalui program MikroEx Challenge bersama KemenkopUKM RI, Tokopedia berharap bisa mencetak lebih banyak mentor atau pendamping usaha, agar lebih banyak lagi UMKM yang bisa merasakan kemudahan dan manfaat berbisnis melalui platform digital Tokopedia," kata Dimas.
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB