Hanung Bramantyo angkat kisahdukun seksual di "Gowok Kamasutra Jawa"
Selasa, 16 Juli 2024 11:24 WIB
Sutradara Hanung Bramantyo saat wawancara di sela syuting film "Gowok Kamasutra Jawa" di Yogyakarta, Selasa (9/7/2024). (ANTARA/Azhfar Muhammad)
Jakarta (ANTARA) - Sutradara Hanung Bramantyo saat ini tengah menggarap proyek film terbarunya bertajuk "Gowok Kamasutra Jawa" yang mengangkat kisah mengenai fenomena dukun seksual dalam masyarakat Jawa.
Hanung menjelaskan tema cerita dari film ini mengambil referensi dari salah satu naskah dalam kesusastraan Jawa berjudul "Serat Centhini". Film "Gowok Kamasutra Jawa" menonjolkan aspek pendidikan seksual yang menjadi salah satu bahasan dalam naskah tersebut.
"Jadi kalau dibilang bahwa ini film tentang (Serat) Centhini iya, tapi bukan soal Centhini-nya seutuhnya. Kita ambil part ketika mengajarkan soal pendidikan seksual," kata Hanung saat ditemui di lokasi syuting di Yogyakarta pada Selasa (9/7).
Hanung menjelaskan keberadaan dukun seksual yang disebut sebagai Gowok sudah ada sejak tahun 1400-an.
"Jadi era 1400-an gitu, Laksamana Cheng Ho itu punya hubungan dengan raja-raja Jawa dan dia membawa seorang perempuan bernama Goo Wok Niang, itu bertugas mengajari para bangsawan terutama raja," kata Hanung.
"Pada saat itu raja kan istrinya banyak, nggak cuman empat ada yang 10 bahkan 12, nah gowok ini mengajari si raja ini memuaskan perempuan," paparnya menambahkan.
Melalui film "Gowok Kamasutra Jawa", Hanung ingin menyampaikan peran suami perihal kepuasan dalam hubungan suami-istri yang bisa berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga.
"Buat saya ini make sense dan ini gak pernah diinformasikan oleh masyarakat luas," katanya.
Film "Gowok Kamasutra Jawa" dibintangi oleh Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, Ali Fikry, Nayla Purnama, dan lainnya.
Film yang digarap Hanung bersama rumah produksi MVP Pictures ini dijadwalkan bakal tayang di bioskop pada tahun 2025 mendatang.
Hanung menjelaskan tema cerita dari film ini mengambil referensi dari salah satu naskah dalam kesusastraan Jawa berjudul "Serat Centhini". Film "Gowok Kamasutra Jawa" menonjolkan aspek pendidikan seksual yang menjadi salah satu bahasan dalam naskah tersebut.
"Jadi kalau dibilang bahwa ini film tentang (Serat) Centhini iya, tapi bukan soal Centhini-nya seutuhnya. Kita ambil part ketika mengajarkan soal pendidikan seksual," kata Hanung saat ditemui di lokasi syuting di Yogyakarta pada Selasa (9/7).
Hanung menjelaskan keberadaan dukun seksual yang disebut sebagai Gowok sudah ada sejak tahun 1400-an.
"Jadi era 1400-an gitu, Laksamana Cheng Ho itu punya hubungan dengan raja-raja Jawa dan dia membawa seorang perempuan bernama Goo Wok Niang, itu bertugas mengajari para bangsawan terutama raja," kata Hanung.
"Pada saat itu raja kan istrinya banyak, nggak cuman empat ada yang 10 bahkan 12, nah gowok ini mengajari si raja ini memuaskan perempuan," paparnya menambahkan.
Melalui film "Gowok Kamasutra Jawa", Hanung ingin menyampaikan peran suami perihal kepuasan dalam hubungan suami-istri yang bisa berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga.
"Buat saya ini make sense dan ini gak pernah diinformasikan oleh masyarakat luas," katanya.
Film "Gowok Kamasutra Jawa" dibintangi oleh Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, Ali Fikry, Nayla Purnama, dan lainnya.
Film yang digarap Hanung bersama rumah produksi MVP Pictures ini dijadwalkan bakal tayang di bioskop pada tahun 2025 mendatang.
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hanung Bramantyo usahakan film "Gatotkaca" bisa masuk kategori semua umur
07 June 2022 9:13 WIB, 2022
Syuting, "Satria Dewa: Gatotkaca" terapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi
29 August 2020 17:20 WIB, 2020
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB