Palembang (ANTARA) -
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), membuat tiga stasiun pompa air untuk mengatasi banjir di kota itu akibat curah hujan deras yang melanda.
 
"Untuk mengatasi permasalahan banjir yang melanda di Kota Palembang saat ini kami melalui Dinas PUPR Kota Palembang membuat mengatur stasiun pompa air di tiga titik dan beberapa titik lainnya untuk standby pompa," kata Penjabat Wali Kota Palembang Ratu Dewa dikonfirmasi, Sabtu.
 
Ia menyebutkan tiga stasiun pompa pengendali banjir tahun ini dilaksanakan di beberapa titik yakni di kolam retensi simpang Polda Sumsel, Jalan Simanjuntak Hilir genangan simpang Polda dan Jalan Basuki Rahmat, 26 Ilir, Hilir dari genangan Kambang Iwak dan sekitarnya.
 
Ia menambahkan sudah ada beberapa usaha yang dilakukan untuk mengatasi banjir karena ada beberapa stasiun pompa yang sudah dan dioperasikan oleh Pemkot Palembang antara lain pompa Jalan Kapten A rivai, pompa Jalan Veteran, pompa Jalan Mayor Ruslan, pompa kolam retensi depan Universitas IBA, pompa Sungai bayas, dan pompa Sungai Baung.
 
Selain itu pompa portable yang saat ini masih proses peningkatan skill dan kemampuan SDM (operator) di dua lokasi yakni di Jalan Basuki Rahmat samping asuransi atau kantor simpang Gojek. Masih perlu infrastruktur tambahan di hilir Jalan Simanjutak. kemudian akan dipasang di simpang 5 radial (pelaksanaan infrastruktur bak penampungan baru bisa dikerjakan setelah lebaran).
 
Sementara untuk penyebab banjir sendirian berdasarkan Info dari BMKG curah hujan 67 mm pada Jumat hingga jam 19.00 WIB dan melihat hujan lebat hingga jam 21.00 WIB di beberapa wilayah. Kemungkinan curah hujan lebih dari 100 mm (sangat lebat).
 
Ia berharap melalui Stasiun pompa air tersebut permasalahan banjir di kota Palembang ketika hujan turun terjadi dapat diatasi dan tidak mengganggu aktivitas warga.

Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024