Baturaja (ANTARA) - Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengantisipasi kerusuhan terjadi saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Gedung The Wong Baturaja pada 2 Maret 2024.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni di Baturaja, Jumat mengatakan bahwa secara teknis pihaknya telah mengatur mekanisme jalur evakuasi untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat terjadi saat pleno rekapitulasi berlangsung.

"Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi di Gedung The Wong Baturaja di mana didapati beberapa jalur yang dapat menjadi akses untuk jalur evakuasi," katanya.

Dalam pleno yang berlangsung pada 2-4 Maret 2024 pihaknya menyiapkan ratusan personel pengamanan guna mengantisipasi kerusuhan saat rapat berlangsung.

"Seperti kita ketahui bersama dalam pelaksanaan pleno tingkat kecamatan terdapat adanya saksi yang mencantumkan di form D keberatan yang dapat memicu pergeseran massa sehingga harus diantisipasi agar tidak terjadi kerusuhan," katanya.

Kapolres pun berpesan dalam pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten nanti agar pihak KPU melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengacu pada PKPU.

"Sehingga jika ada protes pada saat pelaksanaan pleno, penyampaian dari pihak KPU kepada massa dapat dipahami dan dimengerti," ujarnya.

Kapolres juga meminta kepada pihak KPU OKU agar mempersiapkan tanda pengenal khusus bagi peserta maupun undangan yang boleh masuk ke lokasi pleno.

"Sehingga orang yang tidak dapat memasuki gedung rapat pleno tingkat Kabupaten OKU dapat terisolir," tegasnya.

Sementara, Ketua KPU OKU Ade Satria Dwi Putra mengatakan bahwa pelaksanaan pleno tingkat kabupaten akan berjalan selama tiga hari pada 2-4 Maret 2024.

Adapun mekanisme awal pada 2 Maret 2024 akan dilakukan pergeseran logistik berupa kotak D Hasil dari gudang logistik KPU menuju Gedung The Wong.

"Kemudian langsung dilaksanakan ceremonial pembukaan rapat pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten," ujar dia.


Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024