Timnas Jepang tidak akan ladeni permainan fisik lawan saat bertemu Senegal
Kamis, 16 November 2023 14:37 WIB
Pesepak bola Timnas Jepang Rento Takaoka (ketiga kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai menjebol gawang Polandia pada pertandingan fase Grup D Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2023). Timnas Jepang U-17 menang 1-0 atas Polandia. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz
Bandung (ANTARA) - Pelatih tim nasional Jepang U-17 Yoshiro Moriyama mengatakan timnya tidak akan meladeni permainan fisik Senegal saat kedua tim bertemu pada pertandingan terakhir Grup D, Jumat (17/11).
Tim Samurai Biru saat ini menghuni peringkat ketiga klasemen Grup D dengan tiga poin. Mereka memiliki koleksi poin yang sama dengan Argentina, namun kalah produktivitas gol dari negara Amerika Selatan itu.
Sedangkan Senegal sudah dipastikan lolos ke fase 16 besar, berkat raihan dua kemenangan dari dua pertandingan yang mereka mainkan.
“Kami tidak akan bertarung dengan mengandalkan kekuatan fisik karena mereka punya fisik yang sangat tangguh. Oleh karenanya, kami tidak akan meladeni permainan pertarungan fisik,” kata pelatih Moriyama saat ditemui sebelum memimpin latihan tim di Lapangan ITB, Bandung, Kamis.
Optimisme senada juga disuarakan salah satu pemain Jepang Rento Takaoka. Pemain yang mencetak gol semata wayang saat Jepang menang 1-0 atas Polandia itu menyatakan timnya perlu bersatu untuk dapat meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup.
“Kami akhirnya menang melawan Polandia dengan cara yang baik, namun di pertandingan kemarin kami kalah dari Argentina, tim peringkat nomor satu dunia yang sangat membuat frustrasi. Kami harus mampu menyatukan tim kami kembali saat melawan Senegal. Saya ingin tim ini bersatu dan meraih kemenangan,” ucap Taokaoka yang direkrut dari tim SMA Nissho Gakuen tersebut.
Walau demikian, Takaoka menyadari bahwa calon lawannya tersebut merupakan tim yang tangguh dan telah cukup lama bergabung dalam satu tim di klub Generation Foot.
“Senegal mempunyai banyak pemain berbakat. Ada banyak pemain yang sebelumnya telah terlibat dengan timnas, jadi saya mendapat kesan bahwa ini adalah tim yang sangat menarik,” pungkasnya.
Tim Samurai Biru saat ini menghuni peringkat ketiga klasemen Grup D dengan tiga poin. Mereka memiliki koleksi poin yang sama dengan Argentina, namun kalah produktivitas gol dari negara Amerika Selatan itu.
Sedangkan Senegal sudah dipastikan lolos ke fase 16 besar, berkat raihan dua kemenangan dari dua pertandingan yang mereka mainkan.
“Kami tidak akan bertarung dengan mengandalkan kekuatan fisik karena mereka punya fisik yang sangat tangguh. Oleh karenanya, kami tidak akan meladeni permainan pertarungan fisik,” kata pelatih Moriyama saat ditemui sebelum memimpin latihan tim di Lapangan ITB, Bandung, Kamis.
Optimisme senada juga disuarakan salah satu pemain Jepang Rento Takaoka. Pemain yang mencetak gol semata wayang saat Jepang menang 1-0 atas Polandia itu menyatakan timnya perlu bersatu untuk dapat meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup.
“Kami akhirnya menang melawan Polandia dengan cara yang baik, namun di pertandingan kemarin kami kalah dari Argentina, tim peringkat nomor satu dunia yang sangat membuat frustrasi. Kami harus mampu menyatukan tim kami kembali saat melawan Senegal. Saya ingin tim ini bersatu dan meraih kemenangan,” ucap Taokaoka yang direkrut dari tim SMA Nissho Gakuen tersebut.
Walau demikian, Takaoka menyadari bahwa calon lawannya tersebut merupakan tim yang tangguh dan telah cukup lama bergabung dalam satu tim di klub Generation Foot.
“Senegal mempunyai banyak pemain berbakat. Ada banyak pemain yang sebelumnya telah terlibat dengan timnas, jadi saya mendapat kesan bahwa ini adalah tim yang sangat menarik,” pungkasnya.
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketegangan Selat Hormuz, negara Teluk pertimbangkan bangun jalur pipa minyak
28 March 2026 10:09 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pelatih Thomas Tuchel puji penampilan perdana Ben White usai absen sejak 2022
28 March 2026 21:18 WIB
Cedera bahu kambuh, Maverick Vinales mundur dari MotoGP Amerika Serikat 2026
28 March 2026 10:06 WIB
Profil St Kitts dan Nevis, negara asal legenda Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs
27 March 2026 9:00 WIB