OKU Timur targetkan sejuta ton GKP pada 2023
Selasa, 24 Oktober 2023 7:49 WIB
Petani di OKU Timur mengaliri air ke sawah yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. (ANTARA/Edo Purmana/23)
Martapura (ANTARA) - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan menargetkan produksi satu juta ton Gabah Kering Panen (GKP) dari areal pertanian di daerah itu pada 2023.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Senin mengatakan Kabupaten OKU Timur pada tahun 2022 mengalami peningkatan produksi padi yang cukup besar, bahkan menjadi salah satu tertinggi di Provinsi Sumatra Selatan.
Pada 2021 produksi padi di OKU Timur tercatat sebesar 574.966 ton GKG dan meningkatkan sebesar 20 persen di tahun 2022 atau menjadi 701.510 ton GKG.
"Dengan capaian tersebut diyakini bukan tidak mungkin target satu juta ton GKP dapat tercapai tahun ini. Apalagi Kabupaten OKU Timur merupakan salah satu daerah lumbung pangan terbesar di wilayah Sumatra Selatan," ujarnya.
Dia mengemukakan, saat ini pihaknya sedang menggalakkan program gerakan OKU Timur Merdeka Pangan yang digagas oleh Perhiptani setempat dalam upaya meningkatkan sektor pertanian di daerah itu.
"Sektor pertanian di OKU Timur sangat banyak sekali, mulai dari padi, jagung dan tanaman lainnya," jelasnya.
Dalam program ini pihaknya melakukan pendampingan kepada petani dalam bercocok tanam agar hasil panen yang dihasilkan sesuai dengan harapan.
Pemkab OKU Timur pun terus mendorong perluasan lahan pertanian di wilayah itu, termasuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media bercocok tanam.
Bahkan, melalui penyuluh pertanian pihaknya menggerakkan para guru dan siswa agar dapat bercocok tanam memanfaatkan pekarangan, baik sayuran maupun tanam tumbuh yang bermanfaat untuk menopang kebutuhan pangan, termasuk peternakan dan perikanan.
"Kami juga telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi gagal panen akibat kemarau seperti menyiapkan mesin pompa air, sumur bor guna memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian yang mengalami kekeringan," ujar dia.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Senin mengatakan Kabupaten OKU Timur pada tahun 2022 mengalami peningkatan produksi padi yang cukup besar, bahkan menjadi salah satu tertinggi di Provinsi Sumatra Selatan.
Pada 2021 produksi padi di OKU Timur tercatat sebesar 574.966 ton GKG dan meningkatkan sebesar 20 persen di tahun 2022 atau menjadi 701.510 ton GKG.
"Dengan capaian tersebut diyakini bukan tidak mungkin target satu juta ton GKP dapat tercapai tahun ini. Apalagi Kabupaten OKU Timur merupakan salah satu daerah lumbung pangan terbesar di wilayah Sumatra Selatan," ujarnya.
Dia mengemukakan, saat ini pihaknya sedang menggalakkan program gerakan OKU Timur Merdeka Pangan yang digagas oleh Perhiptani setempat dalam upaya meningkatkan sektor pertanian di daerah itu.
"Sektor pertanian di OKU Timur sangat banyak sekali, mulai dari padi, jagung dan tanaman lainnya," jelasnya.
Dalam program ini pihaknya melakukan pendampingan kepada petani dalam bercocok tanam agar hasil panen yang dihasilkan sesuai dengan harapan.
Pemkab OKU Timur pun terus mendorong perluasan lahan pertanian di wilayah itu, termasuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media bercocok tanam.
Bahkan, melalui penyuluh pertanian pihaknya menggerakkan para guru dan siswa agar dapat bercocok tanam memanfaatkan pekarangan, baik sayuran maupun tanam tumbuh yang bermanfaat untuk menopang kebutuhan pangan, termasuk peternakan dan perikanan.
"Kami juga telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi gagal panen akibat kemarau seperti menyiapkan mesin pompa air, sumur bor guna memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian yang mengalami kekeringan," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang optimalisasi 3.000 hektare sawah tingkatkan ketahanan pangan
31 January 2026 9:23 WIB
Harga bawang merah Rp38.759 per kg, harga cabai rawit merah Rp50.115 per kg
28 January 2026 10:58 WIB
Wujudkan instruksi Megawati Soekarnoputri, Devi Suhartoni pacu sentra bawang merah di Musi Rawas Utara
24 January 2026 18:22 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB