DKPP Sumsel sebut persediaan hewan kurban capai 27.000 ekor
Senin, 12 Juni 2023 20:20 WIB
Penjualan hewan kurban di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (12/6/2023). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
Palembang (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan persediaan hewan kurban di wilayah itu mencapai 27.000 ekor.
Kepala DKPP Provinsi Sumsel Ruzuan Effendi di Palembang, Senin, mengatakan berdasarkan data kebutuhan hewan kurban di Sumsel pada tahun 2022 mencapai 12.500 ekor sehingga persediaan hewan kurban saat ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami memperkirakan kebutuhan hewan kurban akan meningkat pada tahun ini, namun demikian masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan hewan kurban mencukupi,” katanya.
DKPP Sumsel juga menjamin setiap hewan kurban bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Idul Adha 1444 Hijriah karena setiap hewan kurban di wilayah itu sudah divaksinasi PMK sehingga ketika dijual bebas dari penyakit.
”Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi dalam membeli hewan kurban di kota ini,” katanya.
Pihaknya terus melakukan pengawasan yang ketat terkait lalu lintas sapi dan kambing yakni agar mencegah penularan PMK.
"Melalui pengawasan ketat hewan ternak untuk kurban itu diharapkan lalu lintas antar kabupaten/kota dan antar provinsi di wilayah Sumatera Selatan benar-benar aman dari virus PMK," katanya.
Oleh karena itu, petugas karantina telah ditugaskan di kawasan peternakan dan tempat penjualan sapi ataupun kambing guna melakukan pengawasan.
Kemudian, pihaknya berupaya membangun kesadaran masyarakat agar mereka patuh dan disiplin terhadap upaya pemerintah dalam pengendalian wabah PMK sehingga bisa mengurangi risiko penyebarluasan penyakit hewan ternak itu.
Kepala DKPP Provinsi Sumsel Ruzuan Effendi di Palembang, Senin, mengatakan berdasarkan data kebutuhan hewan kurban di Sumsel pada tahun 2022 mencapai 12.500 ekor sehingga persediaan hewan kurban saat ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami memperkirakan kebutuhan hewan kurban akan meningkat pada tahun ini, namun demikian masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan hewan kurban mencukupi,” katanya.
DKPP Sumsel juga menjamin setiap hewan kurban bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Idul Adha 1444 Hijriah karena setiap hewan kurban di wilayah itu sudah divaksinasi PMK sehingga ketika dijual bebas dari penyakit.
”Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi dalam membeli hewan kurban di kota ini,” katanya.
Pihaknya terus melakukan pengawasan yang ketat terkait lalu lintas sapi dan kambing yakni agar mencegah penularan PMK.
"Melalui pengawasan ketat hewan ternak untuk kurban itu diharapkan lalu lintas antar kabupaten/kota dan antar provinsi di wilayah Sumatera Selatan benar-benar aman dari virus PMK," katanya.
Oleh karena itu, petugas karantina telah ditugaskan di kawasan peternakan dan tempat penjualan sapi ataupun kambing guna melakukan pengawasan.
Kemudian, pihaknya berupaya membangun kesadaran masyarakat agar mereka patuh dan disiplin terhadap upaya pemerintah dalam pengendalian wabah PMK sehingga bisa mengurangi risiko penyebarluasan penyakit hewan ternak itu.
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB