Dirut Bank Bengkulu meninggal dunia di Palembang
Jumat, 19 Mei 2023 22:24 WIB
Direktur Bank Bengkulu Ahmad Irfan. (ANTARA/HO/Ist)
Palembang (ANTARA) - Direktur Utama Bank Bengkulu Ahmad Irfan meninggal dunia di RS Bhayangkari Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (19/5) pukul 02.30 WIB.
Kabar duka itu dibenarkan oleh jajaran pimpinan Bank Bengkulu. Kabar meninggalnya orang nomor satu di BPD Provinsi Bengkulu itu juga beredar di media sosial WA group sejak Jumat pagi.
Ahmad Irfan didapuk oleh pemegang saham PT BPD bengkulu untuk memimpin bank itu menjadi direktur utama periode 2022-2026. Ia dilantik oleh Gubernur Bengkulu pada 27 Juli 2022.
Sebelum menjadi orang nomor satu di Bank Bengkulu, Ahmad Irfan memegang jabatan sebagai Direktur Utama PT BPD Jabar dan Banten atau Bank BJB periode 2014-2018.
Bersama Bank BJB, Pria kelahiran Palembang 18 Desember 1963 itu membawa bank daerah yang telah melantai di pasar bursa itu terus meningkat dengan berbagai terobosan. Ia bergabung di Bank BJB sejak 2013 dan termasuk cepat meraih posisi direksi. Setelah masuk di Divisi Korporasi dan Komersil, kemudian ia menjadi Direktur Komersil Bank BJB, yang kemudian menjadi Direktur Utama Bank BJB menggantikan Dirut BJB sebelumnya Bien Subiantoro.
Irfan merupakan lulusan Universitas Sriwijaya tahun 1988. Sepuluh tahun kemudian meraih gelar S2 du STIE Jakarta. Dan saat menjabat Dirut Bank BJB, ia meraih gelar doktornya di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.
Kabar duka itu dibenarkan oleh jajaran pimpinan Bank Bengkulu. Kabar meninggalnya orang nomor satu di BPD Provinsi Bengkulu itu juga beredar di media sosial WA group sejak Jumat pagi.
Ahmad Irfan didapuk oleh pemegang saham PT BPD bengkulu untuk memimpin bank itu menjadi direktur utama periode 2022-2026. Ia dilantik oleh Gubernur Bengkulu pada 27 Juli 2022.
Sebelum menjadi orang nomor satu di Bank Bengkulu, Ahmad Irfan memegang jabatan sebagai Direktur Utama PT BPD Jabar dan Banten atau Bank BJB periode 2014-2018.
Bersama Bank BJB, Pria kelahiran Palembang 18 Desember 1963 itu membawa bank daerah yang telah melantai di pasar bursa itu terus meningkat dengan berbagai terobosan. Ia bergabung di Bank BJB sejak 2013 dan termasuk cepat meraih posisi direksi. Setelah masuk di Divisi Korporasi dan Komersil, kemudian ia menjadi Direktur Komersil Bank BJB, yang kemudian menjadi Direktur Utama Bank BJB menggantikan Dirut BJB sebelumnya Bien Subiantoro.
Irfan merupakan lulusan Universitas Sriwijaya tahun 1988. Sepuluh tahun kemudian meraih gelar S2 du STIE Jakarta. Dan saat menjabat Dirut Bank BJB, ia meraih gelar doktornya di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Lubricants Perkuat Pendidikan Vokasi dengan dirikan Bengkel Enduro Home Service
14 January 2026 12:13 WIB
BSB kembali terbaik nasional, pertahankan peringkat pertama SLE Index 2026
05 January 2026 14:56 WIB
Bank Sumsel Babel perkuat komitmen CSR pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025
22 December 2025 9:59 WIB
Bupati Lampung Tengah gunakan uang suap untuk lunasi utang bank Pilkada 2024
14 December 2025 8:22 WIB
Kejati Sumsel tahan Direktur PT BSS dan PT SAL kasus pinjaman bank BUMN, rugikan negara Rp1,1 triliun
18 November 2025 10:54 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB