Cadangan Devisa Indonesia April 2023 capai 144,2 miliar dolar AS
Senin, 8 Mei 2023 11:41 WIB
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.)
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mencatat Cadangan Devisa Indonesia pada akhir April 2023 mencapai 144,2 miliar dolar AS, menurun dibandingkan posisi akhir Maret 2023 sebesar 145,2 miliar dolar AS.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, mengatakan penurunan cadangan devisa April 2023 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan antisipasi dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
BI menilai cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, mengatakan penurunan cadangan devisa April 2023 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan antisipasi dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
BI menilai cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
APKI minta pemerintah tinjau ulang perubahan kebijakan devisa hasil ekspor yang berpotensi bebani pengusaha
25 January 2025 8:12 WIB, 2025
Rupiah naik seiring investor tunggu rilis data cadangan devisa Indonesia
06 September 2024 10:08 WIB, 2024
Rupiah menguat seiring investor tunggu data cadangan devisa Indonesia
08 January 2024 10:12 WIB, 2024
Kemendag sebut devisa hasil ekspor berperan wujudkan Indonesia Maju 2045
21 June 2023 13:45 WIB, 2023
Rupiah melemah tipis seiring tingginya permintaan obligasi Indonesia
25 January 2023 11:27 WIB, 2023