Sumsel minta OJK perbanyak Bank Wakaf Mikro
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (ketiga kiri) berbincang dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (ketiga kanan) disaksikan Anggota Dewan Komisioner OJK Ahmad Hidayat (kedua kiri), Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Anto Prabowo (kedua kanan), Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Anita Noeringati (kiri) dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VII Sumbagsel Untung Nugroho (kanan) saat menghadiri peresmian gedung OJK Kantor Regional VII Sumbagsel di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/6/2022). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
“Sumsel sudah punya dua, di Pesantren Aulia Cendekia dan Pesantren Nurul Huda. Kami mengharapkan setidaknya OJK membantu dua lagi,” kata Herman Deru pada peresmian Gedung Perwakilan OJK Regional VII di Palembang, Senin.
Ia mengatakan target empat Bank Wakaf Mikro itu sejatinya sudah tercapai tahun ini andaikan tidak ada COVID-19.
Minat pondok pesantren demikian tinggi untuk mendirikan industri jasa keuangan itu, namun diakui terbentur oleh modal.
Setidaknya dibutuhkan modal yang cukup besar sehingga pondok pesantren harus menggalang dana dari pihak lain.
Baca juga: OJK: Inklusi keuangan makin cepat pengaruh digitalisasi
“Modal hingga Rp8 miliar dan pemda tentu tidak ada dana sebanyak itu. Kami minta kelonggaran sedikit,” kata dia.
Sementara itu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso yang juga hadir dalam kesempatan itu berjanji akan mencarikan solusi atas keinginan pemerintah provinsi itu.
Ini karena Bank Wakaf Mikro merupakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan menyediakan akses permodalan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal dengan pola pendampingan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan bisa menambah jumlah Bank Wakaf Mikro (BWM) di tahun ini bisa mencapai 100 BWM. Saat ini, jumlah yang sudah berdiri mencapai 62 BWM.
Target tersebut berangkat dari pertemuan OJK dengan Wakil Presiden Maruf Amin di awal tahun yang mengharapkan bisa mendirikan 1.000 BWM hingga tahun 2024.
“Memang pendirian BWM ini tergantung donatur, dan kami terus menerus mengajak donatur untuk turut mengembangkan industri keuangan syariah,” kata dia.
Baca juga: OJK resmikan gedung baru di Jl Sudirman Palembang berkonsep ramah lingkungan
Baca juga: Kedok investasi bodong
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Sumsel minta OJK perbanyak Bank Wakaf Mikro
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel hadirkan solusi transaksi digital praktis lewat BSB Mobile
03 March 2026 15:15 WIB
Promo Imlek, Bank Sumsel Babel hadirkan diskon 50 persen hingga 22 Februari 2026
22 February 2026 17:02 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan Kredit Serbaguna bagi guru penerima sertifikasi
11 February 2026 16:30 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan kemudahan transaksi internasional melalui Kartu Debit Visa
06 February 2026 13:17 WIB