Daud-Yordan gunakan atribut tagar #DY2024 saat lawan petinju Thailand
Senin, 30 Mei 2022 11:09 WIB
Petinju kebanggaan Indonesia Daud Yordan memastikan akan menggunakan kembali atribut tagar #DY2024 pada pertandingannya melawan petinju Thailand Panya Uthok untuk menpertahankan titel juara WBC (Boxing Council Silver) divisi ringan super (63,5 kilogram). (Foto ANTARA/HO-Istimewa)
Pontianak (ANTARA) - Petinju kebanggaan Indonesia Daud Yordan memastikan akan menggunakan kembali atribut tagar #DY2024 pada pertandingannya melawan petinju Thailand Panya Uthok untuk mempertahankan titel juara WBC (Boxing Council Silver) divisi ringan super (63,5 kilogram).
"Hal itu sebagai bentuk keseriusan saya masuk dunia politik pada tahun 2024 nanti, yang akan saya pakai saat pertandingan melawan petinju Thailand," kata Daud Yordan saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Menurutnya ketertarikan masuk dunia politik untuk melayani masyarakat sepenuh hati, dan politik merupakan saluran utama untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Politik merupakan pelayanan bagi masyarakat secara luas dan merupakan pintu masuk untuk kita merubah suatu tatanan menjadi lebih baik," ujarnya.
Petinju 34 tahun itu mulai tampil beda saat naik ring berhadapan dengan Rachata Khaophimai dalam duel perebutan gelar juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super (63,5 kilogram) di World Siam Stadium, Bangkapi, Bangkok beberapa waktu lalu.
Daud Yordan pada saat itu memakai ikat kepala yang bertuliskan tagar #DY2024, tidak hanya ikatan kepala namun juga di bagian punggungnya juga bertuliskan tagar yang memiliki makna khusus tersebut.
Selain itu juga di celana yang ia pakai tidak ketinggalan bertuliskan #DY2024. Hal itu menurutnya merupakan bentuk keseriusannya untuk masuk ke dunia politik selain tinju yang selama ini membesarkan dan mengharumkan namanya.
"Banyak tokoh yang saya kagumi dan banyak tokoh-tokoh hebat di negeri ini," jelasnya.
"Hal itu sebagai bentuk keseriusan saya masuk dunia politik pada tahun 2024 nanti, yang akan saya pakai saat pertandingan melawan petinju Thailand," kata Daud Yordan saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Menurutnya ketertarikan masuk dunia politik untuk melayani masyarakat sepenuh hati, dan politik merupakan saluran utama untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Politik merupakan pelayanan bagi masyarakat secara luas dan merupakan pintu masuk untuk kita merubah suatu tatanan menjadi lebih baik," ujarnya.
Petinju 34 tahun itu mulai tampil beda saat naik ring berhadapan dengan Rachata Khaophimai dalam duel perebutan gelar juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super (63,5 kilogram) di World Siam Stadium, Bangkapi, Bangkok beberapa waktu lalu.
Daud Yordan pada saat itu memakai ikat kepala yang bertuliskan tagar #DY2024, tidak hanya ikatan kepala namun juga di bagian punggungnya juga bertuliskan tagar yang memiliki makna khusus tersebut.
Selain itu juga di celana yang ia pakai tidak ketinggalan bertuliskan #DY2024. Hal itu menurutnya merupakan bentuk keseriusannya untuk masuk ke dunia politik selain tinju yang selama ini membesarkan dan mengharumkan namanya.
"Banyak tokoh yang saya kagumi dan banyak tokoh-tokoh hebat di negeri ini," jelasnya.
Pewarta : Andilala dan Rizal
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Australia petik kemenanangan perdana atas Yordania di fase grup FIBA Asia Cup
12 July 2022 19:23 WIB, 2022
Daud Yordan pertahankan gelar setelah menang TKO atas petinju Thailand Panya Uthok
02 July 2022 1:42 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Piala Uber 2026: Thalita Ramadhani taklukkan Sim Yu Jin, Indonesia perkecil skor 1-2
02 May 2026 20:46 WIB