Kapal pengangkut minyak Pertamina bocor di perairan Lhokseumawe
Minggu, 24 April 2022 18:16 WIB
Petugas melokalisir area tumpahan minyak di kawasan Pantai Ujong Blang Lhokseumawe, Minggu (24/4/2022). ANTARA/Dedy Syahputra
Banda Aceh (ANTARA) - Katup pipa kapal pengangkut minyak yang bersandar di Pelabuhan Depot Pertamina, Desa Hagu Teungoh, Kota Lhokseumawe bocor, sehingga mencemari laut setempat.
Kepala Depot Pertamina Lhokseumawe Feri Safarudin di Lhokseumawe, Minggu, mengatakan pihaknya sedang melokalisasi area yang tercecer solar di perairan Pantai Ujong Blang.
"Informasi awal yang saya ketahui bahwa kebocoran terjadi setelah proses pembongkaran dari kapal pengangkut ke Depot Pertamina. Kemudian, tim patroli menemukan adanya minyak di sekitar lambung kapal," kata Feri Safarudin.
Kebocoran minyak jenis bio solar tersebut baru diketahui warga pada Minggu (24/4) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah tersebar bau minyak menyengat dan permukaan air laut sudah berubah warna.
Feri Safarudin mengatakan tim yang dikerahkan juga mengecek penyebab terjadinya kebocoran minyak pada kapal pengangkut tersebut, sehingga mencemari perairan setempat.
"Dugaan, kebocoran tersebut terjadi akibat katup yang mengalirkan minyak tidak bekerja secara optimal, sehingga mengakibatkan sebagian kargo kapal lepas ke laut," kata Feri Safarudin.
Feri Safarudin mengatakan saat terjadinya kebocoran angin mengarah ke bibir pantai, sehingga area minyak yang bocor tersebut dapat dilokalisasi dan tumpahan minyak tidak menimbulkan dampak besar bagi ekosistem laut.
"Kami juga sudah memberikan garis polisi di lokasi kebocoran agar warga tidak masuk ke lokasi tersebut, karena berbahaya bagi masyarakat dan juga ekosistem laut," kata Feri Safarudin.
Kepala Depot Pertamina Lhokseumawe Feri Safarudin di Lhokseumawe, Minggu, mengatakan pihaknya sedang melokalisasi area yang tercecer solar di perairan Pantai Ujong Blang.
"Informasi awal yang saya ketahui bahwa kebocoran terjadi setelah proses pembongkaran dari kapal pengangkut ke Depot Pertamina. Kemudian, tim patroli menemukan adanya minyak di sekitar lambung kapal," kata Feri Safarudin.
Kebocoran minyak jenis bio solar tersebut baru diketahui warga pada Minggu (24/4) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah tersebar bau minyak menyengat dan permukaan air laut sudah berubah warna.
Feri Safarudin mengatakan tim yang dikerahkan juga mengecek penyebab terjadinya kebocoran minyak pada kapal pengangkut tersebut, sehingga mencemari perairan setempat.
"Dugaan, kebocoran tersebut terjadi akibat katup yang mengalirkan minyak tidak bekerja secara optimal, sehingga mengakibatkan sebagian kargo kapal lepas ke laut," kata Feri Safarudin.
Feri Safarudin mengatakan saat terjadinya kebocoran angin mengarah ke bibir pantai, sehingga area minyak yang bocor tersebut dapat dilokalisasi dan tumpahan minyak tidak menimbulkan dampak besar bagi ekosistem laut.
"Kami juga sudah memberikan garis polisi di lokasi kebocoran agar warga tidak masuk ke lokasi tersebut, karena berbahaya bagi masyarakat dan juga ekosistem laut," kata Feri Safarudin.
Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Amerika Serikat sita kapal dagang Iran di Teluk Oman setelah terobos blokade
20 April 2026 9:57 WIB
Iran akan balas aksi penyitaan kapal oleh militer Amerika Serikat di Teluk Oman
20 April 2026 9:50 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB