Warga Palembang diminta beli minyak goreng secukupnya
Jumat, 4 Maret 2022 13:51 WIB
Warga melakukan kegiatan di pasar. ANTARA/Yudi Abdullah
Palembang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Fitrianti Agustinda meminta warganya membeli minyak goreng secukupnya dalam menghadapi kelangkaan dan lonjakan harga kebutuhan pokok tersebut akhir-akhir ini.
"Dalam kondisi sekarang ini, warga jangan panik memborong minyak goreng, karena stok di pasaran terus diupayakan tersedia cukup dan operasi pasar murah tetap dilakukan hingga kondisi normal kembali," kata Fitrianti di Palembang, Sumsel, Jumat.
Menurut dia, jika terjadi pembelian minyak goreng secara besar-besar berapapun pasokan ke pasar akan habis dan harga sulit dikendalikan.
Melihat perkembangan harga minyak goreng akhir-akhir ini bergerak naik dan masih terjadi kelangkaan, warga diimbau jangan panik, belilah minyak goreng dan bahan pokok lainnya sesuai dengan kebutuhan.
Kondisi sekarang ini sebenarnya terdapat stok cukup banyak minyak goreng di tingkat distributor, namun karena terjadi aksi borong atau pembelian secara berlebihan mengakibatkan berapapun pasokan ke pasar langsung habis, ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Ahmad Rizali mengatakan bahwa secara umum harga minyak goreng sudah normal yakni Rp14.000/liter.
Untuk menjaga harga minyak goreng tidak bergerak naik di tengah kondisi peningkatan permintaan masyarakat akhir-akhir ini, pihaknya berupaya mendorong distributor meningkatkan pasokan ke pasar.
Selain itu, kegiatan operasi pasar minyak goreng terus diupayakan berlangsung di Kota Palembang dan 16 kabupaten/kota dalam wilayah Sumsel lainnya dengan menggandeng 20 distributor utama minyak goreng, ujar Kadis Perdagangan.
"Dalam kondisi sekarang ini, warga jangan panik memborong minyak goreng, karena stok di pasaran terus diupayakan tersedia cukup dan operasi pasar murah tetap dilakukan hingga kondisi normal kembali," kata Fitrianti di Palembang, Sumsel, Jumat.
Menurut dia, jika terjadi pembelian minyak goreng secara besar-besar berapapun pasokan ke pasar akan habis dan harga sulit dikendalikan.
Melihat perkembangan harga minyak goreng akhir-akhir ini bergerak naik dan masih terjadi kelangkaan, warga diimbau jangan panik, belilah minyak goreng dan bahan pokok lainnya sesuai dengan kebutuhan.
Kondisi sekarang ini sebenarnya terdapat stok cukup banyak minyak goreng di tingkat distributor, namun karena terjadi aksi borong atau pembelian secara berlebihan mengakibatkan berapapun pasokan ke pasar langsung habis, ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Ahmad Rizali mengatakan bahwa secara umum harga minyak goreng sudah normal yakni Rp14.000/liter.
Untuk menjaga harga minyak goreng tidak bergerak naik di tengah kondisi peningkatan permintaan masyarakat akhir-akhir ini, pihaknya berupaya mendorong distributor meningkatkan pasokan ke pasar.
Selain itu, kegiatan operasi pasar minyak goreng terus diupayakan berlangsung di Kota Palembang dan 16 kabupaten/kota dalam wilayah Sumsel lainnya dengan menggandeng 20 distributor utama minyak goreng, ujar Kadis Perdagangan.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 86 ribu lebih warga OKU Raya terima bantuan pangan beras dan minyak goreng
04 December 2025 20:21 WIB
Jelang bupan puasa, Pemkab OKU sidak harga pangan di pasar tradisional
21 January 2025 15:01 WIB, 2025
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB